Anthony Ginting Kritik Jadwal Padat Turnamen BWF pada Januari
📅 Kamis, 26 Jan 2023, 09:48 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Dok. PBSI
Pebulu tangkis tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting menilai jadwal pertandingan tiga turnamen BWF pada bulan Januari tidak efisien. Adapun tiga turnamen tersebut yakni Malaysia Open, Indonesia Open dan Indonesia Masters.
Ginting berpendapat bahwa jadwal antara Malaysia Open dan Indonesia Masters seharusnya berurutan. Ini bertujuan agar para pebulu tangkis memiliki waktu lebih banyak untuk pemulihan dan persiapan.
"Sayangnya kenapa India Open kenapa tidak di awal atau akhir saja. Perjalanannya cukup jauh, jadi harus terbang bolak-balik. Secara tidak langsung akan pengaruh ke fisik," kata Ginting saat di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (26/1).
Federasi Badminton Dunia (BWF) sebelumnya telah menetapkan jadwal tiga turnamen untuk awal 2023, diawali dengan Malaysia Open pada 10-15 Januari, lalu India Open 17-22 Januari, dan diakhiri dengan Indonesia Masters 24-29 Januari. Penjadwalan tersebut membuat agenda kompetisi pada awal 2023 berlangsung padat, sekaligus menjadi turnamen level atas dengan kategori masing-masing BWF Super 1000, Super 750, dan Super 500.
Ginting berharap BWF punya solusi lebih baik ke depannya agar kejadian seperti itu tidak kembali terulang. Namun, menurut dia, sebagai atlet papan atas hal tersebut tak bisa diajdikan alasan untuk menyerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tapi apa pun itu harus disikapi dengan baik, maksudnya ya tidak boleh jadi alasan juga. Jadi coba cari solusinya seperti apa, jaga kondisinya bagaimana supaya nanti tetap maksimal," tutur pebulu tangkis asal Cimahi, Jawa Barat itu.
Saat tampil di Malaysia Open dan India Open, Ginting tampil kurang maksimal karena tak mampu mencapai babak final. Pada penampilan di Kuala Lumpur, Ginting hanya mampu mencapai babak perempat final usai dikalahkan Kanta Tsuneyama asal Jepang. Sementara di New Delhi, Ginting selangkah lebih jauh dengan mencapai semifinal. Sayangnya ia dikalahkan wakil Thailand Kunlavut Vitidsarn, yang akhirnya menjadi juara dari turnamen tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!