Investasi Bakal Mengalir Deras ke Indonesia jika Iklim Politik Kondusif

Rabu, 25 Jan 2023, 00:03 WIB

JAKARTA - Di tengah tantangan dari faktor eksternal khususnya pelambatan ekonomi global, pemerintah diharapkan tetap menjaga iklim politik yang kondusif agar investasi tetap mengalir ke Indonesia baik dalam bentuk portofolio maupun penanaman modal asing langsung (PMA) atau Foreign Direct Investment/FDI.

Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, dalam keterangan pers disela-sela Pre Event Mandiri Investment Forum 2023, di Jakarta, Selasa (24/1), mengatakan iklim politik perlu dijaga agar tetap kondusif pada tahun kampanye menjelang pemilihan umum (pemilu) agar investasi tetap masuk dan menopang pertumbuhan ekonomi.

Ket. Foto: Andry Asmoro Kepala Ekonom Bank Mandiri - Dengan menjaga stabilitas dan iklim politik, itu bisa membentuk harapan agar masyarakat tetap belanja. Kalau belanja masyarakat bagus, investor bisa melihat prospek positif Indonesia. — Sumber: ISTIMEWA

"Dengan menjaga stabilitas dan iklim politik, itu bisa membentuk harapan agar masyarakat tetap belanja. Kalau belanja masyarakat bagus, investor bisa melihat prospek positif Indonesia," jelas Andry.

Investasi, paparnya, sangat penting menjadi game changer pertumbuhan ekonomi pada 2023 karena menyumbang sekitar 30 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB). Untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif tersebut perlu koordinasi kebijakan antara pemangku kepentingan sehingga investor lebih tertarik berinvestasi di Indonesia dibandingkan negara-negara berkembang lain.

"Ini yang sering kali teman-teman lupa dan taken for granted bahwa koordinasi kebijakan fiskal, moneter, dan perbankan itu kemudian selalu memberi Indonesia competitive advantage dengan negara-negara emerging markets lainnya," kata Andry.

Investasi juga dapat mendorong daya beli masyarakat karena nilai investasi, terutama yang masuk ke industri manufaktur, dapat menyerap banyak tenaga kerja. "Penyerapan tenaga kerja kemudian akan meningkatkan daya beli masyarakat dan akhirnya konsumsi juga naik lagi, dengan menggunakan uang investor," terangnya.

Dia memproyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2023 akan mencapai 5,04 persen, selain ditopang oleh investasi, pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh konsumsi masyarakat yang menyumbang sekitar 54 sampai 55 persen.

Psikologis Warga

Pengamat ekonomi dari STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko, mengatakan setiap pemilu, ekonomi arus bawah pasti bergerak. Di Yogyakarta, pesanan kaos, spanduk, percetakan atau sablon kebanjiran menjelang pemilu. Sebab itu, ajang kontestasi itu harus dijaga agar tidak menjurus pada konflik horizontal.

"Kita punya pengalaman pemilu yang begitu keras. Pesta ekonominya jadi terganggu karena antarwarga saling curiga. Dalam skala yang lebih luas, orang juga menahan diri untuk investasi. Buka toko misalnya, kalau pemilunya bermasalah, kan orang akan menundanya," papar Aditya.

Ekonomi, tambah Aditya, bukan hanya perkara kebijakan, namun juga menyangkut psikologis warga. Jika pemilu berjalan stabil, optimisme warga dengan masa depan lebih baik sehingga tidak ragu-ragu untuk melakukan transaksi ekonomi.

"Setiap pemilu adalah bayangan psikologi massa tentang lima tahun ke depan. Elite harus mengajarkan nilai berbangsa yang baik sehingga adem, tentram, rakyat kerja tenang dan optimis," katanya.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.