Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling
Minggu, 23 Agu 2026, 21:48 WIBJAKARTA â Uniqlo menghadirkan koleksi Fall/Winter 2026 bertema âModern City Feelingsâ yang memadukan gaya klasik perkotaan dengan nuansa casual outdoor. Koleksi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban yang menjalani aktivitas dinamis dari pagi hingga malam, baik pada hari kerja maupun akhir pekan.
Senior Marketing Manager Uniqlo Indonesia, Evy Christina Setiawan, mengatakan bahwa kehidupan masyarakat modern membutuhkan pilihan pakaian yang dapat mengikuti perubahan aktivitas sepanjang hari.
âKehidupan masyarakat modern saat ini sangat dinamis. Dalam satu hari, kita bisa berpindah dari rumah ke lokasi pertemuan, menjalankan berbagai aktivitas di luar, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman,â ujar Evy dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, koleksi musim ini dihadirkan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat perkotaan melalui pakaian yang fleksibel digunakan dalam berbagai kesempatan.
Fleece Berevolusi Menjadi Daily Utility
Salah satu fokus koleksi Uniqlo Fall/Winter 2026 adalah pengembangan kategori fleece. Tidak hanya berfungsi sebagai lapisan tambahan untuk menghadapi cuaca dingin, fleece kini hadir dengan siluet yang lebih modern dan fitur teknis seperti windproof serta water-repellent.
Pendekatan tersebut menjadikan fleece sebagai daily utility outer yang ideal untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Selain fleece, Uniqlo memperbarui kategori Lounge & Underwear untuk menjembatani kebutuhan innerwear, loungewear, dan pakaian sehari-hari. Koleksi ini mengutamakan kenyamanan sekaligus fleksibilitas dalam memadupadankan busana.
Untuk pasar Indonesia, Uniqlo juga menghadirkan tiga pilihan hijab sebagai bagian dari kategori modest essentials.
Siluet Lebih Relaxed
Koleksi Fall/Winter 2026 turut menampilkan pergeseran menuju siluet yang lebih relaxed. Pilihannya mencakup jeans, barrel pants, smart pants, sweats, hingga casual outerwear.
Berbagai produk tersebut dirancang untuk memberikan keleluasaan bergerak sekaligus membuka lebih banyak pilihan gaya (styling) tanpa meninggalkan tampilan yang rapi.
Kebutuhan perjalanan (traveling) juga diakomodasi melalui sejumlah travel essentials, seperti HEATTECH, PUFFTECH, Warm-Lined Pants, dan Down. Produk-produk tersebut menawarkan kehangatan yang ringan dan mudah digunakan dalam sistem berlapis (layering) maupun praktis saat dibawa bepergian.
Konsep koleksi ini diperkenalkan melalui instalasi interaktif yang menggambarkan berbagai kebutuhan masyarakat urban, mulai dari pakaian sehari-hari, kebutuhan perjalanan, hingga aktivitas luar ruang.
Tantri Namirah: Modest dengan Sentuhan Modern
Semangat koleksi Fall/Winter 2026 juga terlihat dari pilihan busana sejumlah figur publik yang menghadiri Uniqlo Fall/Winter 2026 Collection Preview. Tantri Namirah memandang pakaian sebagai medium untuk bereksperimen dan mengekspresikan karakter personal. Ia mengandalkan permainan warna, tekstur, dan kombinasi berbagai item pakaian.
âAku hari ini tentu saja lagi jadi diriku sendiri dengan color blocking-nya. Aku pakai dalaman HEATTECH Cashmere warna merah, dan aku suka banget outer Zip Up Short Jacket karena sangat versatile. Bisa dipakai untuk acara formal maupun casual,â ujar Tantri.
Ia memadukan jaket tersebut dengan High Rise Wide Jeans dan Satin Hijab. Menurut Tantri, pendekatan mix and match memungkinkan pakaian dengan karakter berbeda digunakan dalam satu tampilan yang personal.
Ririn Ekawati Pilih Nyaman dan Tetap Rapi
Bagi Ririn Ekawati, pakaian sehari-hari harus mampu mengikuti aktivitasnya sebagai ibu, mulai dari mengantar anak sekolah, berbelanja, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga. Ia memilih Merino Blend Polo Cardigan dan Washable Knit Smooth Pants untuk menciptakan tampilan yang nyaman sekaligus tetap rapi.
âAku suka banget outfit seperti ini karena nyaman, tapi tetap kelihatan proper. Loungewear pun kini tidak lagi terbatas untuk dikenakan di rumah, namun bisa menemani aktivitas seharian,â kata Ririn.
Menurutnya, pakaian yang nyaman juga dapat digunakan untuk bepergian, termasuk sebagai pilihan busana saat berada di bandara (airport style).
Ibnu Jamil Andalkan Fleksibilitas
Sementara itu, Ibnu Jamil menekankan aspek kepraktisan dalam memilih pakaian sehari-hari. Ia mengenakan Cardigan Milano Rib Ritsleting sebagai dalaman, dipadukan dengan Jaket Sweat Hoodie Pullover dan Barrel Jeans, yang seluruhnya merupakan koleksi Uniqlo : C.
âKalau buat aku, yang penting dari everyday outfit itu harus versatile. Secara umum untuk kaum pria yang lebih mencari practicality untuk tampilan sehari-hari, sweat seperti ini gampang banget di-mix and match untuk berbagai momen,â ujar Ibnu.
Ia juga menilai Barrel Jeans dapat menjadi pilihan bagi pria yang ingin mulai mencoba potongan celana berbeda dari model straight atau slim. Menurut Ibnu, model semi-barrel membuat transisi gaya terasa lebih mudah bagi pengguna yang baru ingin mencoba siluet tersebut.
David John Schaap Utamakan Fungsi untuk Traveling
Berbeda dengan pendekatan gaya personal, David John Schaap lebih menekankan aspek fungsi, terutama karena aktivitasnya yang banyak berkaitan dengan kegiatan luar ruang dan perjalanan. David mengenakan Menâs Pile Lined Fleece Blouson dan Warm Lined Pants. Menurutnya, pakaian untuk bepergian tidak hanya perlu terlihat menarik, tetapi juga harus mampu mendukung aktivitas fisik.
âAku memang suka banget aktivitas outdoor dan traveling. Jadi kalau memilih pakaian, aku enggak cuma lihat dari tampilannya, tapi juga dari fungsinya,â ujar David.
Ia menilai jaket dengan lapisan fleece dapat memberikan kehangatan tanpa terasa terlalu tebal, sementara celana dengan material stretch dan lapisan water-repellent memberikan fleksibilitas saat bergerak. Pilihan tersebut tidak hanya cocok untuk aktivitas luar ruang, tetapi juga nyaman digunakan untuk kegiatan sehari-hari di perkotaan.
Workwear Makin Fleksibel
Perubahan pola kerja turut memengaruhi cara masyarakat memilih pakaian. Evy menilai workwear modern tidak lagi harus identik dengan busana formal yang kaku.
âWorkwear sekarang menurut saya jauh lebih fleksibel. Kita tetap ingin terlihat polished dan professional, tetapi bukan berarti harus selalu konservatif,â kata Evy.
Untuk kebutuhan bekerja, ia mencontohkan kombinasi HEATTECH Extra Warm Cashmere Blend dengan Merino Cardigan sebagai pilihan layering yang tetap nyaman ketika berada di ruangan berpendingin udara.
Sementara itu, Smart Easy Pants dapat menjadi pilihan bawahan yang terlihat profesional sekaligus memberikan keleluasaan bergerak berkat pinggang berkaret dan tali fleksibel. Menurut Evy, pakaian seperti ini sangat fungsional karena dapat langsung digunakan untuk aktivitas akhir pekan tanpa harus berganti pakaian.
LifeWear untuk Kehidupan Sehari-hari
Melalui tema "Modern City Feelings", Uniqlo Fall/Winter 2026 menempatkan fleksibilitas sebagai pendekatan utama dalam merancang busana masyarakat urban. Koleksi ini mempertemukan gaya city classics yang rapi dengan karakter casual outdoor yang santai.
Pilihan siluet, material, serta fitur fungsional dirancang agar satu pakaian dapat digunakan untuk berbagai aktivitas dan kesempatan. Pendekatan tersebut memperkuat konsep LifeWear, yakni menghadirkan pakaian yang relevan dan menyatu dengan kebutuhan hidup sehari-hari.
- Uniqlo
- LifeWear
- fashion
- Fashion Indonesia
- HEATTECH Uniqlo
- Fall/Winter 2026
- Modern City Feelings
- Gaya Urban
- Everyday Wear
- City Classics
- Casual Outdoor
- Travel Essentials
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Lakon Store Gandeng 4 Brand Lokal Gandrop Koleksi Plesir di JF3 2026
-
Sleman Jadi Favorit Wisatawan Nusantara Selama Libur Sekolah
-
SILPA APBN 2025 Tembus Rp255,5 Triliun, Ini Respon Banggar
-
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Efek Positif Bursa Asia Masih Berlanjut
-
Menjawab Kebutuhan Perempuan Berhijab, Uniqlo Hadirkan Koleksi Hijab Perdana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.