Berpotensi Menguat Lanjutan
Rabu, 25 Jan 2023, 09:38 WIBJAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah berpotensi melanjutkan penguatannya, hari ini (25/1). Pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen optimisme pelaku pasar terhadap prospek perekonomian nasional.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (25/1), bergerak di kisaran 14.860 -15.940 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan menguat.
Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (24/1) sore, ditutup naik seiring dengan ekspektasi pasar akan meredanya kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed. Rupiah ditutup meningkat tajam 188 poin atau 1,24 persen dari sehari sebelumnya menjadi 14.888 rupiah per dollar AS.
"Meskipun the Fed masih akan menaikkan tingkat suku bunga acuannya pada tahun ini, namun pasar melihat kebijakan tersebut tidak lagi seagresif pada tahun 2022 dan sudah cenderung priced in," kata Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri di Jakarta.
Reny mengatakan dalam pernyataan the Fed terakhir pada Desember 2022, bank sentral AS itu akan menaikkan suku bunga acuannya sampai ke level 5,25 persen pada tahun ini. Namun, konsensus pasar melihat The Fed hanya akan menaikkan sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan Februari 2023.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Juara Mubadala Gugur di Toronto
-
Kabar Baik untuk Pekerja Migran! Kemenkum NTT Perkuat Perlindungan Lewat Posbankum
-
FIFA Bidik Dana 68,5 Triliun Rupiah dari Investor, UEFA Lontarkan Kritik Pedas
-
Telkom Kebut Pemulihan Layanan Pascagempa NTT, Ini Langkahnya
-
Dibayangi Tekanan Global - 10 September 2026
-
Bencana Longsor Memutus Akses Jalan di Nagano, Jepang. Ratusan Orang Terisolasi
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi dengan Tinggi Letusan hingga 700 meter
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.