Menteri ESDM Tegaskan Komitmen RI Akselerasi Transisi Energi hingga 2023 dalam Pertemuan IRENA

Senin, 16 Jan 2023, 13:38 WIB

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menekankan keberlanjutan transisi energi global saat menghadiri pertemuan International Renewable Energy Agency (IRENA) di Abu Dhabi, UEA, Sabtu (14/1).

Ket. Foto: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif (tengah) bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya (kiri) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kanan) mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2022). — Sumber: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym.

"Ini langkah nyata untuk menuju Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat sekaligus sebagai dukungan Indonesia pada United Nations Climate Conference COP28 untuk memastikan program yang sudah berjalan sesuai dengan yang direncanakan," kata Arifin dikutip dari laman resmi esdm.go.id yang dipantau pada Senin (16/1).

Sebagai Vice President of Assembly pada pertemuan tersebut, Arifin menyampaikan komitmen Indonesia mengakselerasi transisi energi hingga 2023.

Berbagai upaya sedang dilakukan mulai dari program percepatan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), pengakhiran operasional lebih dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), cofiring biomassa pada PLTU, program mandatori biodiesel 30 persen, dan pengembangan jaringan listrik supergrid.

Lebih lanjut, kata dia, Pemerintah Indonesia juga tengah menyiapkan beragam payung hukum untuk memberikan kepastian usaha yang kondusif di sektor EBT sehingga mampu meningkatkan utilisasi pengembangan industri EBT dan perekonomian nasional.

Dalam pertemuan itu, Arifin juga sempat menyinggung peran Asia Tenggara dalam mewujudkan percepatan transisi energi. Salah satu langkah agresif dilakukan melalui pengembangan inovasi teknologi rendah karbon dan pendanaan yang besar.

"Menurut laporan IRENA, pada 2050 ASEAN membutuhkan pembiayaan sebesar 29,4 triliun dolar AS termasuk untuk biaya bahan bakar, operasi, dan pemeliharaan serta skenario biaya pembiayaan dengan 100 persen energi terbarukan," katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal IRENA Francesco La Camera mengatakan peran besar kerja sama internasional dalam menyukseskan transisi energi. Upaya itu, kata dia, harus dipercepat sambil memastikan bahwa manfaat tersebar merata di seluruh negara dan komunitas.

"Kerja sama internasional akan memainkan peran penting dalam memastikan bahwa semua negara memiliki kesempatan untuk mempercepat penyebaran teknologi dan mengamankan investasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan mereka. Keanggotaan IRENA menawarkan platform unik untuk mendorong agenda energi global di COP28 dan seterusnya," ucap Francesco.

Pertemuan IRENA kali ini dipimpin oleh Direktur Jenderal IRENA Francesco La Camera bersama Menteri Power and New and Renewable Energy India sebagai President of the 13th Assembly dengan tema "World Energy Transitions-The Global Stocktake" dan dihadiri oleh perwakilan negara-negara anggota IRENA serta organisasi mitra kerja sama di bidang pembangunan.

Pada pertemuan tersebut, Indonesia menjadi Vice President of the Assembly bersama dengan Zimbabwe, Belgia, dan Uruguay.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.