Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Senin, 24 Agu 2026, 04:56 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu sore sampai dengan malam hari, membahas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan dampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang mengikuti rapat tersebut, menjelaskan ratas di Hambalang itu dihadiri sejumlah menteri, pimpinan lembaga, dan petinggi-petinggi TNI.

Ket. Foto: Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/8), membahas sejumlah isu strategis. — Sumber: Antara foto/HO-Sekretariat Kabinet

“Hari Minggu, 23 Agustus 2026, sejak sore sampai dengan malam hari, Presiden Prabowo Subianto memanggil beberapa menteri dan pejabat terkait untuk membahas beberapa isu strategis,” kata Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Senin dini hari.

Seskab Teddy melanjutkan dalam sesi rapat terakhir, Presiden Prabowo meminta laporan mengenai tindak lanjut atas instruksinya terkait penanggulangan bencana di NTT dan distribusi bantuan dari pemerintah.

Jajaran petinggi TNI yang mengikuti rapat tersebut, antara lain Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

“Pada sesi pertemuan terakhir bersama Panglima TNI dan kepala staf angkatan, Presiden membahas tindak lanjut instruksi Presiden mengenai dukungan yang telah diperintahkan untuk didistribusikan ke daerah Kalimantan dan NTT, khususnya yang melalui penerbangan udara,” ujar Seskab Teddy.

Instruksi Presiden itu di antaranya mencakup penambahan 17 pesawat yang difungsikan untuk membantu pemadaman api (water-bombing), pengerahan tambahan 1.500 prajurit beserta perlengkapan perorangan untuk penanggulangan karhutla di Kalimantan, pengiriman 200 pompa dan pipa untuk pemadaman api di bawah permukaan tanah, khususnya di lahan-lahan gambut.

“(Instruksi lainnya, red.) rekonstruksi dan penanganan warga terdampak gempa di NTT,” kata Seskab Teddy menjelaskan isi rapat di Hambalang pada Minggu malam.

Dalam rapat yang sama, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi kepada prajurit TNI dan polisi yang bergerak cepat di lapangan membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan, serta turut serta dalam penanggulangan bencana di NTT.

Dari beberapa foto yang disiarkan oleh Sekretariat Kabinet, rapat terbatas di Hambalang itu juga diikuti oleh Seskab Teddy, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, dan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto.

  • Presiden Prabowo Subianto
  • Bencana Kebakaran
  • Presiden Prabowo Gelar Ratas
  • Cegah Karhutla

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.