- Home
-
- Luar Negeri
-
- Banjir Besar Landa Austral...
Banjir Besar Landa Australia akibat Badai Tropis Ellie
Senin, 09 Jan 2023, 00:00 WIBSYDNEY - Helikopter militer mengangkut ratusan orang dari permukiman yang dilanda banjir di Australia barat laut, kata pejabat setempat, Minggu (8/1). Banjir terjadi karena hujan deras yang dipicu oleh sisa badai tropis Ellie yang muncul pekan lalu. "Banjir merendam sejumlah kawasan dan air terlihat sejauh mata memandang," kata Menteri Layanan Darurat Australia Barat Stephen Dawson kepada pers di Perth.
Bencana alam itu terjadi setelah hujan deras mengguyur Kimberley, kawasan berpenduduk jarang di negara bagian yang luasnya setara California tersebut. "Air ada di mana-mana," kata Dawson.
Seperti dikutip dari Antara, Dawson menambahkan masyarakat di Kimberley mengalami banjir besar "sekali dalam 100 tahun". Bencana ini tercatat sebagai yang terburuk dalam 100 tahun sejarah Australia Barat. Di beberapa lokasi, banjir terentang sepanjang 50 km.
Bencana itu muncul setelah Australia bagian timur sering dilanda banjir dalam dua tahun terakhir akibat fenomena cuaca La Nina. Beberapa daerah timur telah mengalami empat banjir besar sejak tahun lalu akibat La Nina, yang sering membawa curah hujan tinggi.
Kota Fitzroy Crossing, daerah permukiman berpenduduk sekitar 1.300 jiwa, menjadi salah satu zona bencana yang paling terdampak. Bantuan terpaksa diangkut lewat udara karena jalan-jalan terendam banjir.
Di seberang Kimberley, di mana sekitar separuh penduduknya adalah keturunan Aborigin, 233 korban banjir telah dievakuasi, kata pihak berwenang. Badan Meteorologi mengatakan pada Minggu bahwa hujan telah mereda saat badai tersebut bergerak ke arah timur ke Northern Territory.
Permukiman Terisolasi
Namun, badan itu memperingatkan bahwa "banjir besar pemecah rekor" terus terjadi di Kimberley. "Banyak jalan tak bisa dilalui dan banyak permukiman kini terisolasi," kata badan tersebut di situs webnya.
Ketinggian air Sungai Fitzroy mencapai 15,81 meter pada Rabu, melampaui rekor 13,95 meter pada 2002.
Otoritas bencana negara bagian telah memperingatkan warga di permukiman kecil lain tentang permukaan air yang meningkat di kawasan itu, yang mencakup kota peristirahatan Broome, sekitar 1.240 km utara Perth.
Meskipun skala kerusakan akibat banjir sulit diperhitungkan, pihak berwenang memperkirakan upaya pemulihan akan butuh waktu berbulan-bulan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa (21/4) Jakarta Bakal Dilanda Hujan Siang dan Malam
-
Puncak Bogor Ditata Besar-besaran, Pemerintah Prioritaskan Destinasi Wisata Nasional
-
Penanganan Kepadatan Logistik Jadi Fokus di Pelabuhan Ketapang
-
Kementan Siapkan Jurus Jitu Lawan Kemarau 2026: Petani Tak Perlu Panik, Pompanisasi dan Pupuk Aman
-
DPKP Kalsel Perkuat Pengendalian Hama untuk Jaga Produksi Padi
-
McLaren Awali Musim F1 2026 dengan Pendekatan Bertahan, Stella Akui Ferrari dan Mercedes Unggul
-
ILO dan Pemerintah Kota Banda Aceh Jalin Kolaborasi untuk Perkuat UMKM dan Dukung Program Kota Parfum
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.