3 Langkah Mencegah Gangguan Mental Post Vacation Blues
Minggu, 08 Jan 2023, 12:59 WIBMemikirkan bahwa liburan telah berakhir atau saat Anda kembali beraktivitas usai menikmati masa liburan yang menyenangkan kerap membawa emosi negatif atau depresi bagi sebagian orang.
Saat kembali ke rumah, Anda mungkin merasakan tekanan untuk segera kembali bekerja dan rutinitas sehari-hari, yang dapat kembali menyebabkan tekanan pada mental seseorang. Kondisi ini umumnya disebut sebagai post vacation blues yang mengacu pada keadaan depresi yang mungkin dialami orang setelah kembali dari liburan.
Gejala post-vacation blues sendiri sangat bervariasi mulai dari timbulnya perasaan cemas, tidak bersemangat melakukan aktivitas sehari-hari, tidak antusias dengan lingkungan tempat beraktifitas, rasa lelah berkepanjangan, gelisah, emosional, sakit kepala, insomnia, stress dan bisa sampai depresi.
Kabar baiknya, ada sejumlah cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah post vacation blues, mulai dari meminimalkan pekerjaan rumah, hingga mengambil hari libur ekstra. Berikut tiga langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegahpost vacation blues:
1. Membersihkan rumah sebelum berlibur
Pekerjaan rumah yang menanti ketika sekembalinya dari liburan bisa menyebabkan tekanan. Untuk mengatasi hal itu, sebaiknya pastikan rumah Anda dalam keadaan bersih sebelum pergi berlibur. Selain itu, cobalah untuk memikirkan hal-hal positif tentang rumah yang membuat Anda bersemangat.
2. Rencanakan liburan selanjutnya
Untuk mengurangi rasa sedih dari fakta bahwa Anda mungkin perlu waktu sekitar satu tahun lagi untuk kembali mendapatkan kesempatan berlibur, cobalah untuk merencanakan liburan singkat yang bisa dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini secara tidak langsung dapat memotivasi Anda untuk menghabiskan waktu dengan bekerja untuk liburan singkat selanjutnya.
3. Istirahat sebelum memulai kerja
Pastikan juga Anda menyisakan minimal satu hari dari liburan Anda untuk bersantai di rumah dan mempersiapkan diri untuk kembali ke rutinitas sehari-hari. Jika Anda merasakan rasa takut yang luar biasa, itu mungkin menandakan perlunya perubahan dalam kehidupan Anda.
Terlepas dari rasa stres yang kembali usai berlibur, tak ada yang sia-sia dari menghabiskan masa cuti untuk berlibur dan melakukan aktivitas yang Anda sukai. Ini sama saja seperti menjawab pertanyaan mengapa kita harus tidur mengingat fakta bahwa kita akan kembali merasa lelah.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Suliana
Berita Terkait:
-
Mengejutkan! Kasus Bunuh Diri di Indonesia Naik, Jawa Tengah Catat Kasus Terbanyak!
-
Para Pedagang Data Nasabah ke Mata Elang Ngacrit
-
Banjir Terjang Wilayah Pakistan Utara Tewaskan 3 Orang dan 15 Hilang
-
Kepala BGN Sebut Kasus MBG Alami Tren Penurunan
-
Meriahkan Food & Hospitality Indonesia 2025, Suri Nusantara Jaya Hadirkan Daging Terbaik Dunia
-
Wajib Tahu! Ini 5 Pemicu Depresi Pada Orang Tua yang Sering Diabaikan Keluarga
-
Tom Lembong Dibebaskan Setelah Mendapat Abolisi dari Presiden
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.