Bierhoff Mundur Usai Jerman Tersingkir dari Piala Dunia
Selasa, 06 Des 2022, 15:35 WIBBERLIN-Direktur tim Jerman Oliver Bierhoff mengundurkan diri dua tahun lebih awal. Keputusan mundur itu setelah negaranya tersingkir di babak penyisihan grup Piala Dunia untuk kedua kalinya berturut-turut. Demikian diungkap asosiasi sepakbola Jerman, Senin (5/12) waktu setempat.
Pemenang Piala Dunia empat kali itu mengalami situasi yang buruk di Qatar. Jerman kalah dari Jepang di pertandingan pembukaan mereka.
"Bierhoff dan Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) telah sepakat untuk mengakhiri kontrak yang berjalan hingga 2024, lebih awal," demikian DFB dalam sebuah pernyataan.
Bierhoff yang merupakan mantan pemain tim nasional Jerman mencetak dua gol di final Piala Eropa 1996. Itu adalah terakhir kali Jerman memenangkan Piala Eropa. Dia kemudian bekerja untuk DFB sejak 2004.
Bierhoff adalah sosok berpengaruh saat bersama pelatih Juergen Klinsmann, kemudian Joachim Loew sebelum Hansi Flick mengambil alih tim tahun 2021.
Presiden DFB Bernd Neuendorf mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Bierhoff telah memberikan pelayanan hebat kepada asosiasi.
"Sementara dalam beberapa turnamen terakhir gagal, dia masih akan dikenang karena momen-momen hebat," ujar Neuendorf, menyoroti kiprah Bierhoff di Piala Dunia Brasil 2014 yang dimenangkan Jerman.
"Bahkan di masa-masa sulit, dia selalu mengejar tujuan dan visinya, dan meninggalkan jejak abadi di DFB," sambungnya.
Tersingkir lebih awal untuk tim asuhan Flick telah membuat reputasi Jerman yang dulu menakutkan menjadi compang-camping.
Jerman juga tersingkir empat tahun lalu di Russia, dan tersingkir di babak 16 besar Piala Eropa tahun lalu. Neuendorf dan Flick menyerukan perombakan sistem pengembangan pemain muda Jerman sebelum negara itu menjadi tuan rumah Piala Eropa 2024.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Raja Malaysia Minta Warga Waspada Gelombang Panas
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Kemenpar Percepat Pengembangan Pariwisata Terpadu di Danau Toba
-
Diguyur Hujan Berhari-hari, Danau Sentani Meluap hingga Genangi Fasilitas Umum
-
Arnold Belum Tentukan Masa Depan Bersama Irak Usai Piala Dunia
-
Dilema Pajak Mobil Listrik Jakarta: Potensi Rp1 Triliun Melayang Akibat Aturan Pusat?
-
Proyek Oplah Raksasa di Kutim, Solusi atau Risiko Lingkungan?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.