Bahaya kalau Sampai Terjadi! Begini Kata BMKG Soal Isu Gempa dan Tsunami Setinggi 3 Meter yang Diprediksi Hantam Wilayah Timur Indonesia

Kamis, 19 Mei 2022, 18:15 WIB

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) supaya tidak terpancing isu yang menyebutkan wilayahnya akan dilanda gempa dan tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG, Margiono, menuturkan himbauan itu dikeluarkan menyusul keresahan masyarakat pesisir pantai di NTT atas beredarnya informasi prediksi akan terjadinya gempa bumi yang berpotensi tsunami dengan ketinggian lebih dari 3 meter.

Ket. Foto: Ilustrasi Dampak Tsunami — Sumber: Humas Ditjen Bina Marga Kemen PUPR

"Masyarakat tetap tenang dan jangan terpancing dengan isu gempa dan tsunami dengan ketinggian lebih dari 3 meter di NTT," kata Margiono dalam siaran pers pada Kamis (19/5) seperti yang dikutip Antara.

Menurut Margiono, sebagai wilayah yang aktif gempa bumi, NTT memang memiliki potensi gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja dan dalam kekuatan yang beragam. Namun, sejauh ini belum ada teknologi mumpuni yang mampu memprediksi gempa bumi dengan akurat.

Margiono juga menuturkan bahwa zona megathrust selatan NTT memiliki potensi gempa bumi dengan Magnitudo maksimum 8,5. Tetapi, dirinya kembali mengingatkan hal tersebut hanya sebatas potensi dan bukan prediksi sehingga belum tentu terjadi.

"Karena itu BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi," katanya.

Lebih lanjut Margiono mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing dengan informasi yang memprediksi adanya gempa dan tsunami.

Dirinya juga mengajak berbagai pihak melakukan mitigasi struktural dan non struktural dengan membangun bangunan yang aman dari gempa bumi hingga membangun ruang pantai yang aman dari tsunami, seperti dikutip dari Antara.

Margiono juga menyoroti pentingnya mengedukasi masyarakat mengenai evakuasi dalam rangka menyelamatkan diri dari bahaya bahaya gempa bumi dan tsunami.

"Apabila masyarakat ingin mengetahui informasi yang jelas silahkan menghubungi BMKG melalui kontak WhatsApp 08113832687," katanya.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Suliana

Berita Terbaru

Dari Kampus ke Pasar Global, Mendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir

AirNav Indonesia Tuntaskan Program RBB 2026 di Boyolali

Menlu RI Sugiono dan Menlu Tiongkok Wang Yi Gelar Pertemuan di Jakarta

Kabar Mengejutkan! KPK Tangkap Jajaran Rektorat Unsoed, Ini Penjelasan Selengkapnya

Program Relawan Bakti BUMN 2026 Berakhir, PTPN Group Sukses Perkuat Fondasi Desa Wisata Bulok

Libur Panjang Maulid Nabi, KAI Bandung Sediakan 60.717 Tiket Antisipasi Lonjakan Penumpang

AS Bersiap Hantam Iran dengan Sanksi Ekonomi Terberat Sepanjang Sejarah

Pramono Dorong Kolaborasi Tangani Masalah Transportasi

PIHPS Ungkap Harga Terbaru Cabai Rawit dan Telur Ayam, Segini Harganya

La Liga Spanyol: Mbappe dan Madrid Bidik Awal Sempurna di Markas Espanyol

Gempa Bumi M6,7 Mengguncang Peru Selatan, Tak Ada Ancaman Tsunami 

Perkuat P4GN di Sektor Transportasi Laut, BKKP Berkolaborasi dengan KSOP Kelas I Banten Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih Narkoba

Semeru Kembali Erupsi, Letusan Membubung 800 Meter dari Atas Puncak

Mau Bayar PKB? Samsat Keliling Hari Ini Ada di 14 Lokasi Jadetabek

SIM Keliling Buka di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Arsenal Awali Misi Pertahankan Gelar, Liga Inggris Memasuki Era Baru

Tiket Konser The Script Mulai Dijual Hari Ini, Begini Cara Belinya!

BMKG Ungkap Bahaya Siklon Tropis Saudel, Sejumlah Wilayah Wajib Waspada

Cobolli Bangkit dan Menang Usai Makan Permen, Pegula Lanjutkan Dominasi di Cincinnati Masters

Hari Ini 5 Wakil Indonesia Berjuang Menuju Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.