Program Relawan Bakti BUMN 2026 Berakhir, PTPN Group Sukses Perkuat Fondasi Desa Wisata Bulok
Jumat, 21 Agu 2026, 08:48 WIBLAMPUNG â Rangkaian Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, yang berlangsung pada 16â19 Agustus 2026 telah berakhir. Program ini menjangkau pelaku UMKM, pengelola guest house, pelajar, kelompok tani, dan masyarakat melalui kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta penguatan desa wisata.
Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) bersama InJourney Group, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Desa Bulok, dan berbagai unsur masyarakat setempat.
Dukungan pemerintah daerah berperan dalam koordinasi pelaksanaan, penyelarasan kegiatan dengan kebutuhan masyarakat, serta keterlibatan perangkat daerah dan masyarakat selama program berlangsung. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan dapat berjalan tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Bulok.
Selama pelaksanaan program, sebanyak 40 pelaku UMKM mengikuti pelatihan penyusunan laporan keuangan dan digitalisasi usaha. Enam pengelola guest house juga memperoleh pelatihan hospitality untuk meningkatkan standar pelayanan, kebersihan, dan kenyamanan bagi pengunjung.
Di bidang pendidikan, sekitar 150 siswa mengikuti kegiatan Relawan Mengajar. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya makanan bergizi, pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif atau napza, serta kedisiplinan.
Sementara itu, jalan sehat dan kegiatan posyandu yang dilaksanakan bersama masyarakat diikuti sekitar 400 orang. Kegiatannya mencakup pemeriksaan kesehatan anak dan orang dewasa, pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan asam urat, pemberian obat-obatan ringan, serta penyaluran makanan bergizi.
Aksi lingkungan melibatkan 10 Relawan Bakti BUMN dan 71 warga. Kolaborasi tersebut berhasil mengumpulkan sekitar 700 kilogram sampah dari kawasan Pantai Teluk Nipah. Keterlibatan relawan dan warga juga terlihat dalam pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 81 meter. Kegiatan yang melibatkan 10 relawan dan 71 warga tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menyampaikan bahwa capaian program tidak hanya tercermin dari jumlah kegiatan, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dan kapasitas yang ditinggalkan setelah program selesai.
âRelawan Bakti BUMN dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama yang melanjutkan perubahan. Tujuannya agar potensi Desa Bulok dapat dikelola secara mandiri dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,â ujar Denaldy.
Menurut Denaldy, keterlibatan aktif warga menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan program. Karena itu, kolaborasi antara BUMN, pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan penerima manfaat perlu terus diperkuat dalam pengelolaan lingkungan, pengembangan ekonomi lokal, serta peningkatan kualitas layanan desa wisata.
Seorang pelaku usaha homestay di Desa Bulok, Supriyanto, mengatakan program tersebut membuat potensi Desa Bulok semakin dikenal sekaligus membuka pemahaman baru mengenai pengelolaan lingkungan dan peluang ekonomi masyarakat.
âDesa Bulok memiliki potensi yang masih dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, masyarakat merasakan perhatian dan dukungan yang besar,â ujar Supriyanto.
Ia mengatakan kegiatan pembersihan kawasan Pantai Teluk Nipah, misalnya, membuat lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat. Bantuan sarana pengelolaan sampah juga membuka pemahaman bahwa sampah dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.
âKami mengucapkan terima kasih atas bimbingan, arahan, dan ilmu yang diberikan. Mudah-mudahan pengetahuan tersebut dapat kami pahami dan aplikasikan dalam kegiatan serta pengembangan Desa Bulok,â katanya.
Selain program pelatihan, pendidikan, kesehatan, dan pembersihan kawasan pesisir, rangkaian Relawan Bakti BUMN 2026 juga mencakup dukungan sarana pengelolaan sampah serta penyerahan dan penanaman 810 bibit kelapa bersama Kelompok Tani Desa Bulok. Bibit tersebut selanjutnya dikelola oleh kelompok tani sebagai bagian dari penghijauan, pemanfaatan lahan produktif, dan penguatan potensi ekonomi masyarakat.
Rangkaian Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok ditutup oleh Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN I (Persero), Siwi Peni mewakili Direksi PTPN III (Persero); Director Office of the Board Danantara Asset Management (Persero), Tony Andrianto; Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto; dan General Manager Bandara Internasional Radin Inten II Lampung Selatan, Kiki Eprina Arieanti
Dalam kesempatan tersebut, Siwi Peni, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas dukungan dan kolaborasi selama persiapan hingga pelaksanaan program.
âDukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,â ungkapnya.
- PTPN I
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Sempat Diragukan, Atlet Junior Anggar Jambi Justru Menggila di Palembang dan Borong Medali!
-
Hadiri Rakernas APEKSI di Medan, Wamendagri Bima Arya Puji Semangat Delegasi 55 Kota
-
Studi: Teh Hijau dan Oolong Hasilkan Kombucha Paling Kaya Antioksidan
-
Kemenbud Tetapkan Gua Metanduno di Sulteng sebagai Cagar Budaya Nasional
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Meraih “Golden Boot”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.