Semeru Kembali Erupsi, Letusan Membubung 800 Meter dari Atas Puncak

Jumat, 21 Agu 2026, 08:25 WIB

LUMAJANG - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur erupsi dengan tinggi letusan mencapai 800 meter di atas puncak pada Jumat pagi.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 06.20 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurutnya, kolom abu vulkanik Semeru teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat daya.

"Saat laporan itu dibuat, erupsi gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih berlangsung," tuturnya.

Ket. Foto: Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan capai 800 meter di atas puncak pada Jumat (21/8) pagi. — Sumber: Antara foto/HO-PVMBG

Berdasarkan catatan petugas, sebelumnya erupsi Gunung Semeru terjadi sebanyak dua kali pada Jumat pagi yakni pukul 05.02 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak dan pukul 05.17 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak.

Ia menjelaskan, saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga dengan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

"Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," ujarnya.

Kemudian masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ucap Liswanto.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

Berita Terbaru

Kabar Mengejutkan! KPK Tangkap Jajaran Rektorat Unsoed, Ini Penjelasan Selengkapnya

Program Relawan Bakti BUMN 2026 Berakhir, PTPN Group Sukses Perkuat Fondasi Desa Wisata Bulok

Libur Panjang Maulid Nabi, KAI Bandung Sediakan 60.717 Tiket Antisipasi Lonjakan Penumpang

AS Bersiap Hantam Iran dengan Sanksi Ekonomi Terberat Sepanjang Sejarah

Pramono Dorong Kolaborasi Tangani Masalah Transportasi

PIHPS Ungkap Harga Terbaru Cabai Rawit dan Telur Ayam, Segini Harganya

La Liga Spanyol: Mbappe dan Madrid Bidik Awal Sempurna di Markas Espanyol

Gempa Bumi M6,7 Mengguncang Peru Selatan, Tak Ada Ancaman Tsunami 

Perkuat P4GN di Sektor Transportasi Laut, BKKP Berkolaborasi dengan KSOP Kelas I Banten Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih Narkoba

Semeru Kembali Erupsi, Letusan Membubung 800 Meter dari Atas Puncak

Mau Bayar PKB? Samsat Keliling Hari Ini Ada di 14 Lokasi Jadetabek

SIM Keliling Buka di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Arsenal Awali Misi Pertahankan Gelar, Liga Inggris Memasuki Era Baru

Tiket Konser The Script Mulai Dijual Hari Ini, Begini Cara Belinya!

BMKG Ungkap Bahaya Siklon Tropis Saudel, Sejumlah Wilayah Wajib Waspada

Cobolli Bangkit dan Menang Usai Makan Permen, Pegula Lanjutkan Dominasi di Cincinnati Masters

Hari Ini 5 Wakil Indonesia Berjuang Menuju Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026

Warga Palu Diminta Tak Panik, Pertamina Ungkap Kondisi Pasokan BBM Terkini

Satu Rintangan Berat Asal Korea Mampu Diatasi Fajar/Fikri

Alcaraz Pulih dari Cedera, Siap Pertahankan Gelar US Open

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.