Koran-jakarta.com || Jum'at, 08 Apr 2022, 09:00 WIB

Serupa Tapi Tak Sama, Kenali 2 Tipe Kurma dan Manfaatnya Bagi Kesehatan!

  • Ramadhan
  • Kurma
  • Puasa Ramadan
  • Buah Kurma
  • Si Manis Kurma
  • ibadah puasa
  • PUASA RAMADHAN
  • Berbukalah dengan yang manis
  • Pohon Kurma
  • manfaat buah kurma
  • Berbuka
  • kurma muda
  • kurma ruthab
  • kurma kering

Bulan Ramadan di Indonesia identik dengan buah kurma. Tak lengkap rasanya jika berpuasa tanpa kehadiran buah berukuran kecil nan manis ini di menu berbuka.

Serupa Tapi Tak Sama, Kenali 2 Tipe Kurma dan Manfaatnya Bagi Kesehatan!

Ket. Ilustrasi Kurma.

Doc: Unsplash | Masjid Pogung Dalangan Serupa Tapi Tak Sama, Kenali 2 Tipe Kurma dan Manfaatnya Bagi Kesehatan!

Kurma sejatinya memiliki beragam jenis, mulai dari yang paling mahal, yakni kurma ajwa yang disebut sebagai buah surga, hingga kurma lainnya yang mudah dan murah ditemukan di swalayan.

Kurma juga merupakan buah yang memiliki banyak manfaat. Di dalamnya terdapat nutrisi dan kandungan terapeutik yang tinggi, dengan sifat antioksidan, anti bakteri, anti jamur dan anti proliferatif yang signifikan.

Kurma juga mengandung zat fitokimia yang dapat membantu mencegah diabetes, menurunkan kolesterol dan mencegah penyakit kardiovaskuler lainnya.

Fitokimia dalam kurma terdiri dari unsur karotenoid, polifenol, tanin dan sterol. Meski begitu, tidak semua kurma dapat memiliki kandungan tersebut. Hal ini bergantung pada banyak hal, terutama jenis dan waktu pemetikannya.

Penelitian menyebutkan bahwa komposisi nutrisi dan fungsional buah kurma berubah secara dramatis selama periode pengeringan. Untuk itu, dalam hal manfaatnya kurma dibagi menjadi 2, yakni kurma segar dan kurma kering.


1. Kurma Kering

Kurma jenis ini mengalami proses pematangan dan pengeringan yang lama, sehingga menimbulkan peningkatan pada kadar gula yang terreduksi. Hal ini juga menyebabkan terjadinya penurunan kadar serat, vitamin dan mineral di dalam buah.

Kurma kering memiliki kandungan gula hingga 88% yang termasuk dalam kategori glukosa dan fruktosa, sehingga baik untuk orang yang ingin menambah berat badan. Selain itu, kurma kering juga merupakan sumber kalsium dan zat besi yang lebih baik dari kurma segar.

Oleh karenanya, konsumsi kurma kering sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Kandungan gula yang tinggi pada kurma ini dapat memicu tingginya gula darah bagi penderita diabetes. Maka dalam Islam disarankan untuk mengonsumsi kurma pada jumlah ganjil, yakni berupa 3 atau 5 butir saat berbuka.


2. Kurma Segar atau Kurma Muda.

Kurma segar atau bisa dikenal dengan ruthab, merupakan kurma yang tidak melalui proses pengeringan dan pematangan. Warnanya kuning cerah dengan bentuk yang kokoh. Tekstur kurma ini cukup garing dan padat. Soal rasa, kurma ruthab memang tidak semanis kurma kering.

Kurma ini mengandung 72% gula dalam bentuk sukrosa. Kurma segar jauh lebih mengandung banyak manfaat daripada kurma kering. Kandungan nutrien dalam kurma ruthab jauh lebih besar dan terjaga, karena tidak mengalami reduksi dari proses pematangan.

Ruthab juga memiliki kandungan vitamin C, kadar air, dan serat yang lebih tinggi. Ini lah mengapa kurma segar direkomendasikan untuk orang yang ingin menurunkan berat badan dan sangat baik untuk kesehatan.

Meski kurma ruthab jauh lebih sehat daripada kurma kering, konsumsi kurma ini juga harus dalam batas yang wajar. Hal ini dilakukan agar manfaat yang terdapat dalam kurma bisa diserap tubuh dengan baik dan memberi efek yang maksimal.

Tim Redaksi:
R
F

Like, Comment, or Share:

Tulisan Lainnya dari Rizqa Fajria

Artikel Terkait