Ziarah Haji Jadi Ritual Agama Paling Fenomenal di Dunia, Simak Penjelasan Guru Besar UIN

Minggu, 19 Des 2021, 20:52 WIB

YOGYAKARTA - Ibadah haji bukan saja merupakan rukun Islam yang wajib ditunaikan bagi mereka yang mampu. Dalam sejarah peradaban, ziarah haji bahkan menjadi ritual keagamaan paling fenomenal. Demikian ungkap cendekiawan Muhammadiyah sekaligus Guru Besar Filsafat Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Amin Abdullah.

Dalam forum "The Road to Mecca" yang diadakan oleh Institut Leimena dan galeri seni kontemporer asal Amerika Serikat, Bridge Projects, Jumat (17/12), Amin menilai meski agama lain memiliki konsep ziarah yang sama, jumlah peziarah mereka tidak ada yang menandingi ibadah haji.

Ket. Foto: Forum The Road to Mecca — Sumber: Istimewa

Selain tak tertandingi dalam praktiknya, ibadah haji mengandung makna spiritualitas dan inklusivitas terhadap perbedaan ras, suku bangsa, dan hal-hal lainnya.

"Lewat ibadah haji, seseorang tidak hanya semakin memahami hakikat ibadah atau ritual dalam kehidupannya sehari-hari, tetapi seharusnya bisa semakin bersikap terbuka terhadap segala jenis perbedaan, inklusif, dan rendah hati," kata Amin dikutip dari rilis PP Muhammadiyah pada Minggu (19/12).

"Hikmah spiritualitas dari perjalanan ibadah haji adalah transformation of life, mengubah cara pandang terhadap dunia, lebih terbuka, merangkul, dan ramah terhadap segala jenis perbedaan," imbuhnya.

Amin yang saat ini menjabat Ketua Komisi Kebudayaan di Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) juga menilai ibadah haji pada dasarnya bagian dari tradisi perjalanan spiritual yang universal sebagaimana agama-agama lain memiliki ritus yang sama.

Menurutnya, pemaknaan yang tepat akan ritual ibadah haji seharusnya membawa seseorang kepada toleransi beragama. Semua tradisi ziarah pada dasarnya berimplikasi kepada pembangunan kemanusiaan yaitu solidaritas dan saling menolong sebagai sesama makhluk Tuhan.

"Apa yang diharapkan dari ibadah haji? Harapan utama adalah haji mabrur, haji yang dapat membawa perubahan yang baik dalam kehidupan," pungkas Amin.

Di kesempatan yang sama, forum Institut Leimena juga menampilkan instalasi seni karya 7 seniman internasional yang menerjemahkan aspek-aspek tradisi Yudaisme untuk menghasilkan karya seni yang berdialog dengan praktik ritual dan keagamaan, serta isu sosial politik saat ini.

Direktur Eksekutif Institut Leimena, Matius Ho, mengatakan Institut Leimena menyambut baik kerja sama dengan Bridge Projects yang secara inovatif memperkenalkan topik penting ziarah dalam konteks kesenian, spiritualitas, dan tradisi berbagai agama.

"Ini juga sejalan dengan program Literasi Keagamaan Lintas Budaya yang tengah kami lakukan bersama berbagai kalangan untuk meningkatkan saling pemahaman dan menghormati antar umat beragama yang berbeda," kata Matius. (YK/N-3)

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.