Milenial Jadi Pejuang Lingkungan
Jumat, 15 Okt 2021, 07:03 WIBJAKARTA - Penghargaan khusus dalam Penganugerahan Penghargaan Kalpataru tahun 2021 diberikan untuk perwakilan dari generasi milenial. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada generasi muda sebagai pejuang lingkungan. Demikian disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, dalam Penganugerahan Penghargaan Kalpataru tahun 2021, di Jakarta, Kamis (14/10).
"Sangat membanggakan pemerintah memberikan perhatian kepada generasi muda," ujarnya. Penghargaan khusus tersebut diberikan kepada Ali Topan dari Kabupaten Pinrang sebagai Pemuda Inspirasi untuk Advokasi Lingkungan.
Siti mengatakan, apresiasi bagi aktivitas generasi milenial sangat penting, khususnya untuk sektor perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan. Apalagi Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Menurutnya, generasi milenial memiliki kreativitas di bidang ekonomi seperti banyak investasi bisnis entertainment.
"Investasi yang penting dan hanya anak muda mengerti itu. Kami mendukung langkah-langkah mereka, termasuk pngembangan bisnis entertainment rendah emisi dan ramah lingkungan," jelasnya.
Tokoh Penting
Selain hadiah khusus, Penghargaan Kalpataru 2021 diberikan juga kepada 10 individu atau kelompok yang berjasa dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup kehutanan. Penghargaan dibagi dalam empat kategori: perintis, pengabdi, penyelamat, dan pembina lingkungan.
Siti menyebut, penerima Penghargaan Kalpataru adalah tokoh penting dalam bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Pemilihannya secara selektif, berjenjang, dan cukup. Dia melibatkan berbagai pihak berpengalaman di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.
"Para penerima bukan orang sembarangan. Mereka champion baik perorangan maupun kelompok," ucapnya. Siti menerangkan, tujuan pemberian Penghargaan Kalpataru untuk meningkatkan kesadaran serta membuka peluang berkembangnya inovasi kreativitas.
Masyarakat diharapkan dapat terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam upaya perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan. "Penghargaan ini merupakan tugas bagi penerimanya untuk tetap terus meningkatkan kepeloporan serta upaya-upaya pemeliharaan lingkungan hidup dan kehutanan," katanya.
Siti mengingatkan, lingkungan hidup atau alam indonesia seisinya merupakan aset bangsa yang harus terus terjaga agar tetap lestari. Jangan sampai memberi kesempatan kepada pihak-pihak yang hanya ingin mengambil keuntungan serta mengabaikan kewajiban menjaga kelestariannya.
"Penghargaan Kalpataru diharapkan dapat meningkatkan motivasi, kepeloporan, dan ketokohan dalam melakukan berbagai upaya perlindungan pengelolaan lingkungan hidup kehutanan secara berkelanjutan," tandasnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Kabupaten Penajam Susun Perda Perlindungan Sawah untuk Pangan Berkelanjutan
-
Ranking WTA Janice Tjen Meroket, Dekati 100
-
Dorong Konsumsi, Kemendag Siapkan Tiga Program Diskon Belanja Nasional Jelang Nataru
-
Tan Joe Hok Tutup Usia, Bulu Tangkis Indonesia Berduka
-
Francesco Bagnaia Yakin Bisa Kalahkan Jerez untuk Keempat Kalinya
-
Gubernur Pramono Akan Berikan Program Beasiswa LPDP Khusus DKI Mulai Tahun 2027
-
Generasi Milenial dan Gen Z: Mobilitas Karier Tinggi, Loyalitas Rendah di Dunia Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.