Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah
Kamis, 04 Jun 2026, 19:18 WIBJAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya mengatakan nilai tukar rupiah yang menyentuh Rp18.000 per dollar Amerika Serikat masih berada dalam perhitungan asumsi APBN 2026. Ia menegaskan kondisi tersebut masih sesuai dengan rentang yang telah diperhitungkan sebelumnya.
Menurutnya, pemerintah sebelumnya telah menetapkan asumsi nilai tukar dalam APBN pada kisaran Rp16.500 per dollar Amerika Serikat. Selain itu, pemerintah juga melakukan berbagai perhitungan penyesuaian ketika terjadi kenaikan harga BBM yang tinggi.
Menkeu menilai fundamental rupiah sebenarnya berada pada level yang lebih kuat dibandingkan posisi saat ini. Karena itu, ia menegaskan pergerakan nilai tukar sekarang masih berada dalam rentang perhitungan pemerintah.
âPada waktu harga BBM naik tinggi kan kita hitung di situ adjustment-nya cukup tinggi. Tapi basically fundamental rupiah berada di bawah level yang sekarang, lebih kuat dari yang sekarang,â ujar dia usai mengikuti Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/6).
Purbaya mengatakan kupon obligasi terhadap hutang bersifat konstan atau fixed rate. Namun, pelemahan rupiah menyebabkan nilai pembayaran kewajiban dalam rupiah meningkat, meski kondisi tersebut masih berada dalam perhitungan pemerintah.
âKuponnya sih konstan, cuma pada waktu rupiah melemah ya ikut meningkat kan dalam rupiah pembayarannya. Cuma kan gini, ini masih dalam range perhitungan kita yang sebelumnya saya sebutkan itu,â kata Purbaya.
Purbaya menegaskan Bank Indonesia (BI) masih menjalankan kebijakan dengan baik dalam menghadapi tekanan nilai tukar. Ia menilai kondisi saat ini masih berada dalam kendali otoritas moneter sehingga pengelolaan rupiah diserahkan kepada BI.
âPada dasarnya BI masih menjalankan kebijakan dengan baik dan semuanya masih di bawah kendali mereka. Saya serahkan rupiah ke mereka,â ucap dia. ils/I-1
- Nilai tukar rupiah
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
DPR Gelar Rapat Paripurna Bahas RAPBN 2027
-
Libur Sekolah 2026: Eminence Global Rilis Paket Edukatif Seru di Puncak dan Lembang
-
Menkeu Bidik Keseimbangan Baru, Defisit APBN 2027 Dipatok pada Level Modera
-
Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Posisi
-
"Mondo Nusantara" Konser Kolaborasi Budaya Indonesia-Italia
-
Perkuat Ekspor, Wamendag Roro Bidik Pasar Strategis Asia Tengah
-
Menguatkan Rupiah Hendaknya Menjadi Fokus Pertama Kerja Plt Gubernur Bank Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.