- Home
-
- Luar Negeri
-
- Sebuah Penelitian Menunjuk...
Sebuah Penelitian Menunjukan Antibodi Nakes Covid-19 Turun Drastis Usai 4 Bulan Vaksinasi
Rabu, 15 Sep 2021, 11:50 WIBSebuah penelitian terbaru terhadap tenaga kesehatan penerima vaksin lengkap di India menemukan antibodi Covid-19 akan turun beberapa bulan akan menurun "drastis" usai vaksinasi dilakukan.
Temuan-temuan itu membantu pemerintah India untuk memutuskan apakah akan menyediakan vaksin ketiga saat sejumlah negara Barat telah melakukannya.
Pudarnya antibodi tidak berarti bahwa orang-orang yang telah diimunisasi kehilangan kemampuan mereka untuk melawan penyakit, sebab sel-sel memori tubuh kemungkinan masih bekerja untuk memberikan perlindungan substansial, kata direktur institut milik negara yang melakukan studi tersebut.
"Setelah enam bulan, kami akan memberitahu Anda secara lebih jelas apakah dan kapan vaksin ketiga akan dibutuhkan," kata Pusat Penelitian Medis Wilayah Sanghamitra Pati yang berbasis di Kota Bhubaneswar kepada Reuters, Selasa (14/9/2021) seperti dilansir Antara.
"Dan kami akan mendesak studi serupa di berbagai wilayah untuk data seluruh India."
Ilmuwan Inggris bulan lalu mengungkapkan perlindungan yang didapat dari dua dosis vaksin Pfizer/BioNTech dan AstraZeneca mulai hilang dalam enam bulan.
Studi India tersebut, yang diterbitkan lewat platform pracetak Research Square namun belum ditinjau oleh rekan sejawat, merupakan studi pertama di negara itu yang melibatkan dua vaksin utama mereka yaitu Covishield (versi vaksin AstraZeneca berlisensi) dan Covaxin yang dikembangkan secara lokal.
Pejabat kesehatan mengatakan meski mereka sedang mempelajari ilmu yang berkembang mengenai dosis penguat, prioritasnya adalah memvaksinasi secara lengkap 944 juta orang dewasa di India.
Lebih dari 60 persen penduduk India telah menerima dosis pertama dan 19 persen telah menerima dosis kedua.
Kasus dan kematian COVID-19 di India menurun tajam sejak mencapai puncak dengan 400.000 lebih kasus pada awal Mei. India melaporkan total 33,29 juta kasus dengan 443.213 kematian akibat COVID-19.
- Vaksin
- Vaksinasi
- Covid-19
- Vaksin Covid-19
- Kasus Covid-19
- Penyebaran Covid-19
- Vaksinasi Covid-19
- vaksinasi nakes
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Aris N
Berita Terkait:
-
Platform Judi Polymarket Tidak Bersedia Membayar atas Taruhan Invasi AS ke Venezuela
-
DLH Jakarta Wajibkan Kafe dan Restoran Pilah Sampah, Langgar Aturan Bakal Kena Sanksi?
-
Studi: Orang Kurus Lebih Berisiko Alami Gejala Covid-19 Parah
-
Perbaikan Jembatan di Tapsel Pulihkan Aktivitas Warga
-
Perkuat Wisata dan Jaga Warisan Budaya, Pemprov Sulut Lakukan Revitalisasi Museum Daerah
-
Thailand Melanjutkan Aksi Militer ke Kamboja, Tak Gubris Trump
-
BRIN: Pencemaran Sungai Cisadane Berisiko Timbulkan Efek Kesehatan Kronis, Masyarakat Dilarang Konsumsi Air dan Ikannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.