Qatar Upayakan Tiket Piala Dunia 2022 Tak Akan Mahal

Kamis, 21 Mei 2020, 17:36 WIB

DOHA - Panitia penyelenggara Piala Dunia 2022 Qatar bakal berupaya agar pesta sepak bola empat tahunan itu bakal tetap terjangkau bagi para penggemar kendati pandemi covid-19 menimbulkan dampak finansial terhadap ekonomi dunia.

Kendati meyakini bahwa situasi kesehatan masyarakat dunia akan membaik ketika Piala Dunia digelar pada November-Desember 2022 di Qatar, salah satu petinggi panpel Piala Dunia 2022 Qatar Hassan Al Thawadi menyadari ada tantangan dari dampak ekonomi pandemi covid-19.

Ket. Foto: ilustrasi Piala Dunia Qatar 2022. — Sumber: insidesports.co

"Bagaimana hasil pemulihan? Saat ini, semuanya masih belum jelas, kita mulai memasuki situasi resesi, akan selalu ada kekhawatiran terkait ekonomi global dan kemampuan suporter membayar biaya meramaikan Piala Dunia," kata Al Thawadi, Kamis (21/5).

Al Thawadi, yang menjabat Sekretaris Jenderal Komite Tinggi Penyampaian dan Pusaka itu, mengaku telah berkonsultasi dengan sejumlah ahli industri dan berencana melanjutkannya dengan penyelenggara ajang olahraga lainnya, termasuk Olimpiade Tokyo, yang ditunda ke tahun 2021.

Elemen terpenting dari perencanaan tersebut, lanjut Al Thawadi adalah memastikan tarif ajang tersebut tidak terlalu mahal bagi suporter.

"Sejak hari pertama kami selalu mengatakan ini akan menjadi turnamen yang terjangkau, kami ingin semua orang yang ingin bisa datang ke Piala Dunia," katanya.

"Kini dengan ketidakpastian situasi dunia pasca covid-19, belum ada cetak biru yang jelas yang bisa didiskusikan."

"Tapi kami tetap berkomitmen untuk menyeimbangkan Piala Dunia yang terjangkau bagi suporter dan yang tetap berfungsi untuk industri ini, termasuk yang terlibat di dalamnya seperti jasa layanan serta mereka yang bertanggung jawab memuluskan penyelenggaraan turnamen," pungkas Al Thawadi.

Piala Dunia 2022 bakal menjadi yang pertama kali diselenggarakan di musim dingin ketimbang jadwal rutin di musim panas dan diikuti 32 negara. (ion/AFP/S-2)

Redaktur: Sriyono

Penulis: AFP, Sriyono

Berita Terbaru

Menpar Nilai Konser Andrea Bocelli Bantu Promosi Pariwisata Indonesia

Tersangka Sabotase Pipa Gas Nord Stream akan Disidang di Jerman

Pertamina Goes to Campus 2026, 116 Tim Mahasiswa Unjuk Gigi di Babak Penentuan Debat Energi

Bukan Erupsi! Kepulan Asap di Gunung Raung Ternyata akibat Kebakaran Lahan.

Polres Bengkalis Tetapkan 2 Tersangka Kasus Kebakaran Lahan di Desa Damai.

The Dudas Minus One Berencana Touring Keliling Asia, Ariel Ungkap Alasannya

Oknum Kades Sukabumi Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Penganiayaan hingga Korban Meninggal.

Usai Kecelakaan, Perjalanan Kembali Normal untuk Jalur KRL ke Tangerang

Badan Geologi Nyatakan Asap di Gunung Raung Disebabkan Kebakaran Lahan Bukan Erupsi

Mentan Pastikan Stok Beras untuk Pengungsi Gempa NTT Cukup hingga Setahun.

IHSG Hari Ini Menguat Mengikuti Bursa Asia, Dipicu Kebijakan "Buyback" Obligasi AS

Antusias dan Suka-cita Daerah Sambut Alih Status PPPK, Apa Alasannya?

Padang Pariaman Raih Peringkat 1 Sumbar dan 7 Nasional dalam Pengelolaan JDIH.

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

Utang AS Lampaui 40 Triliun Dollar, Rekor Tertinggi dalam Sejarah

Transjakarta Operasikan Armada Bantuan karena KRL Bogor-Jakarta Kota Alami Gangguan

KRL Commuter Tabrak Orang di Dekat Stasiun Tebet, Transjakarta Bantu Angkut Penumpang

Tim Gabungan Gagalkan Peredaran Ganja via Media Sosial di Balikpapan.

Gangguan KRL Bikin Penumpang Terdampak, Transjakarta Langsung Operasikan Armada Bantuan

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Audit BPK di Wilayah Lain Sumatera Selatan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.