Menpar Nilai Konser Andrea Bocelli Bantu Promosi Pariwisata Indonesia
Kamis, 20 Agu 2026, 11:10 WIBJAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mendukung penyelenggaraan konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, di Jakarta dan kompleks Candi Borobudur.
Konser Andrea Bocelli yang bertajuk "Romanza 30th Anniversary World Tour" rencananya digelar di kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta International EXPO (JIEXPO) pada 3 November 2026.
Menpar menilai konser tersebut bisa membantu mempromosikan destinasi pariwisata dan warisan budaya Indonesia.
"Saya sangat bahagia dapat turut membuka jalan dan menjadi bagian dari proses kolaborasi yang pada akhirnya membawa konser istimewa ini menjadi kenyataan di destinasi pariwisata prioritas dan di Borobudur, Indonesia," katanya dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (19/8).
Borobudur, candi Buddha yang menurut para arkeolog dibangun tahun 775 hingga 832, sudah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia. Kompleks candi itu termasuk destinasi wisata budaya utama di Indonesia.
Sedangkan wilayah DKI Jakarta merupakan destinasi pariwisata regeneratif yang dinilai menunjukkan keragaman budaya serta modernitas di Indonesia.
"Dua lokasi ini memberikan pesan yang sangat jelas bahwa Indonesia memiliki kekayaan pengalaman yang sangat beragam," kata Widiyanti.
"Kita memiliki heritage destination yang kuat sekaligus kota-kota modern yang mampu menjadi tuan rumah bagi berbagai world class events," katanya.
Menurut dia, penyelenggaraan konser Andrea Bocelli di dua lokasi di Indonesia mencerminkan kolaborasi dalam upaya pengembangan kegiatan pariwisata berkualitas.
Selain bisa menjadi ajang promosi pariwisata, ia mengatakan, penyelenggaraan konser musisi internasional bisa membantu meningkatkan citra pariwisata Indonesia.
Peningkatan citra pariwisata Indonesia selanjutnya dapat mendatangkan lebih banyak manfaat ekonomi bagi pelaku usaha penyelenggaraan acara, penyedia layanan akomodasi, penyedia produk kuliner, serta pelaku usaha terkait yang lain.
Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata mendukung penyelenggaraan acara dan kegiatan yang bisa mendukung peningkatan usaha pariwisata melalui program Event by Indonesia.
Widiyanti menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata dari 1 Januari hingga 31 Juli 2026 telah mendukung penyelenggaraan 105 acara/kegiatan yang menarik lebih dari 6,47 juta pengunjung.
Menurut dia, perputaran uang dalam penyelenggaraan acara/kegiatan yang mendatangkan manfaat bagi total 11 ribu lebih pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta lebih dari 184 ribu pekerja seni serta anggota komunitas tersebut mencapai Rp1 triliun.
Kementerian Pariwisata akan mendukung penyelenggaraan total 206 acara dan kegiatan sepanjang tahun 2026.
"Mari kita menunjukkan bahwa Indonesia memiliki destinasi yang luar biasa dan mampu menghadirkan pengalaman serta pertunjukan kelas dunia yang berkesan," kata Widiyanti.
- Kemenpar
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
60 Ribu Calon Mahasiswa Mundur dari SNBP, Ada Apa?
-
KAI Group: Pembangunan Kanopi Peron Bogor Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Penumpang
-
Layani Libur Sekolah Berjalan Lancar, ASDP Layani 2,05 Juta Penumpang
-
Trump: Kesepakatan Damai Timur Tengah Akan Tercapai dalam 3 Hari
-
Transfer Uang ke Bank atau E-wallet Luar Negeri Lebih Cepat dengan Aplikasi GoPay
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.