Ketumbar dalam Bumbu Indonesia
📅 Jumat, 21 Feb 2020, 01:00 WIB | Oleh: Tim PenulisBerbeda dari biji ketumbar, aroma pada daun ketumbar cukup tajam menusuk. Dalam resep penggunaan daun ketumbar sangat dipengaruhi pada aroma yang ingin dihasilkan.
Misalnya, jika hanya ingin aroma saja maka cukup dicelup sesaat sebelum api dimatikan. Namun, jika ingin aroma yang lebih kuat, daun ketumbar juga bisa dicampurkan langsung dalam masakan.
Menyimpan Ketumbar Lebih Lama
Sebagai bumbu, perlakuan ke ketumbar cenderung susah-susah gampang. Pasalnya, aromanya mudah sekali menguap terutama untuk ketumbar yang sudah dihaluskan.
Agar lebih praktis, biasanya ketumbar disimpan dalam bentuk bubuk atau telah dihaluskan. Sayangnya, ketumbar yang sudah ditumbuk ini aromanya cenderung cepat menguap.
Sehingga ada baiknya untuk menyimpan ketumbar dalam keadaan utuh yakni dalam bentuk butiran. Ketumbar sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara agar aromanya tetap terjaga.
Selain itu penyimpanan dalam wadah tertutup juga membantu ketumbar lebih awet. Sementara untuk daun ketumbar harus disimpan dalam wadah kering. Daun ketumbar sendiri juga harus benar-benar kering dari air.
Agar lebih tahan lama, daun ketumbar juga bisa diikat dalam plastik dan dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Pastikan juga kesegaran daun ketumbar yang akan digunakan maupun yang akan disimpan, yakni daun ketumbar dengan warna hijau segar. nik/dariberbagaisumber/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!