APLN Berharap Borneo Bay City Habis Terjual
📅 Jumat, 06 Sep 2019, 05:00 WIB | Oleh: Yuni Rahmi
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Emiten pengembang properti, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) berharap hingga akhir tahun 2019 penjualan apartemen Borneo Bay City dapat terjual habis, seiring dengan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Hingga kini, penjualan apartemen di Balikpapan tersebut sudah mencapai 80 persen dari 1.220 unit tersedia.
Manajer Marketing Borneo Bay City, Yoga Gunawan, mengatakan dari total apartemen yang ditawarkan tersisa 250 unit. Perseroan memiliki dua tower besar dan sisanya lima tower kecil. Saat ini progressnya sudah 100 persen siap huni. "Apartemennya sudah jadi dan tinggal serah kunci saja," ungkapnya di Jakarta, Kamis (5/9). Untuk harga apartemen sudah terjadi kenaikan dari 700 juta rupiah menjadi 800 juta rupiah. "Untuk kelas premium, harganya mencapai 3 miliar rupiah," kata dia.
Kawasan yang berdiri di atas lahan seluas 10 hektare tersebut, diklaim akan menyerupai Central Park di Jakarta Barat yang nantinya tak hanya terdiri dari apartemen, namun juga tiga pusat perbelanjaan, dan hotel bintang lima. "Keseluruhan kawasan sudah 85 persen. Untuk mal, Podomoro Bay Mal akan beroperasi tahun 2021.
Kalau hotel belum ditentukan operatornya tapi akan diluncurkan 2020," jelas Yoga. Sedangkan Direktur Pemasaran Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya, mengatakan Agung Podomoro Group awalnya besar di Jabodetabek.
Namun,setelah melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) menjadi perusahaan terbuka dan selalu ekspansif sehingga melihat kesempatan lain, bahwa kota-kota besar lain di Indoensia sudah bertumbuh signifikan. Apalagi setelah otonomi daerah, kota-kota tersebut bisa melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kita melihat potensi kota-kota besar itu bisa menjadi kota bisnis berikutnya. Untuk Balikpapan kami melihatnya adalah kota yang strategis karena sebagaokota dagang untuk industri dan manufakturnya yang paling maju di Kalimantan khususnya di industri oil, mining, and gas, ucapnya. Untuk pembangunan Borneo Bay City yang menghadap ke laut (Selat Makassar) tidak secara tiba-tiba karena pengumuman pemindahan ibu kota. Proyek ini sudah dimulai sejak 2013 lalu.
yni/AR-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!