Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KADIN Sebut Kota Tanjungpinang Berpotensi Tarik Investasi Kawasan Industri

📅 Senin, 29 Jun 2026, 01:39 WIB | Oleh:
KADIN Sebut Kota Tanjungpinang Berpotensi Tarik Investasi Kawasan Industri Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Lahan kosong di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepri.

TANJUNG PINANG - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tanjungpinang menilai Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau ini memiliki potensi besar untuk menarik investasi berskala internasional menyusul ketersediaan lahan seluas 1.147 hektare yang siap disulap menjadi kawasan industri, Minggu (28/6).

"Lahan di Tanjungpinang masih banyak dan dapat menjadi hak milik, sehingga potensial menarik investasi dari dalam maupun luar negeri," kata Ketua KADIN Tanjungpinang Ade Angga di Tanjungpinang, Minggu.

Ade Angga yang juga Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang itu menyampaikan saat ini DPRD bersama Pemkot Tanjungpinang tengah menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Industri.

Perda ini akan segera disahkan guna memudahkan masuknya investor ke kota Gurindam tersebut.

Dalam Perda itu, kata dia, ada sekitar 1.147 hektar lahan kosong yang bisa dikembangkan untuk kawasan industri, tersebar di tiga kecamatan setempat.

Sebagian besar lahan itu berada di wilayah Pulau Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, seluas 769,30 hektare, yang diperuntukkan untuk kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas hingga galangan dan perbaikan kapal.

Selain itu, ada pula kawasan industri halal, logistik, manufaktur, cold storage, pengolahan makanan, teknologi tinggi, serta bioteknologi.

Kemudian, sebagian kecil lahan berada di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Kota seluas 16,39 hektare, dan 361,30 hektare di Kecamatan Tanjungpinang Timur seluas 361,30 hektare, diperuntukkan untuk industri eco industrial, pelabuhan, hingga metro industrial park.

"Perda ini tidak hanya memetakan wilayah kawasan industri, namun juga untuk mengetahui ketersediaan lahan untuk investasi," ucap Ade.

Lanjutnya mengatakan KADIN siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan investasi, karena ekonomi Tanjungpinang sebagai pusat ibukota Provinsi Kepri itu cenderung melandai dari waktu ke waktu.

Menurutnya harus ada terobosan baru untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang, salah satunya dengan pembangunan kawasan industri, seperti di Batam dan Bintan yang semakin berkembang.

"Namun, semakin hari lahan komersil di Batam terus berkurang, sehingga investor berpotensi masuk ke Tanjungpinang," ujarnya.

Angga menambahkan KADIN Tanjungpinang telah bertemu dengan Konsulat Singapura untuk difasilitasi berkomunikasi dengan jaringan usaha yang ada di Singapura.

Ia menjamin sudah ada beberapa investor dari negara tetangga itu berniat berinvestasi di Tanjungpinang, salah satunya berkaitan dengan industri halal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Rona
Niki Rilis Lagu "Merry Chri...
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.