Gaya Anak Muda Berkesenian
📅 Sabtu, 07 Apr 2018, 01:00 WIB | Oleh: Dini DaniswariNurul Susantono dalam bukunya Produksi Drama Musikal: Dari Ide ke Panggung mencatat sejumlah drama musikal diangkat dari cerita popular, baik dari film, buku maupun cerita rakyat. Disney dikenal sering melakukan hal tersebut untuk film-filmnya. Dari dalam negeri, ada musikal Laskar Pelangi yang diadopsi dari novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Selain itu, banyak pula cerita rakyat di Tanah Air yang dijadikan cerita drama musikal.

Menggarap karya adaptasi tidak dapat dilakukan secara total seperti cerita aslinya. Beberapa penyesuaian harus dilakukan mengingat keterbatasan medium pangggung dalam mengekspresikan peristiwa, pikiran dan perasaan tokoh. Alhasil bukan tidak mungkin, pikiran tokoh akan menjadi lebih sempit atau mempersempit ekspresi tokoh.
Selain mengadaptasi, cerita dapat diperoleh dengan mengambil membeli lisensi untuk produksi drama musikal yang sudah populer. Beberapa drama musikal seperti Les Miserables bahkan menjual lisensi produksinya untuk sekolah. Ketika cerita diperoleh dengan membeli lisensi produksi untuk musikal popular, biasanya naskah atau libretto dan partitur musiknya akan diberikan oleh pihak yang menerbitkan lisensi. Pembeli tinggal menginterpretasikan teksnya. Yang penting sebelum mengadaptasi cerita lisensi sudah memiliki ijin yang sah.
Hingga saat ini, Nuya belum membawa drama musikalnya ke daerah-daerah. "Karena persoalan venue," ujar dia. Pasalnya untuk pementasan drama musikal memerlukan panggung dalam ukuran tertentu, belum lagi layar yang bisa diganti-ganti secara cepat. Jikapun ada kesempatan, dia berpendapat perlu menyesuaikan cerita dengan venue yang tersedia. din/E-6
Perusahaan Berbasis Komunitas dan Idealisme
Penonton menjadi salah satu tolak ukur dalam setiap pementasan pertunjukkan. Hal tersebut berlaku pula pada pementasan drama musikal JKTMOVEIN. Selain berhasil menjaring penonton, mereka bahkan mampu menjangkau penonton baru hingga tiket sold out.
Drama musikal Petualangan Sherina merupakan pementasan yang belum lama digelar, September 2017 dan Februari 2018. kedua pementasan tersebut mampu menarik minat penonton. Nuya mengatakan bahwa pementasan yang menyertakan para pemain baru menjadi salah satu trik untuk mendapatkan penonton.

"Karena pemain baru, mereka mengajak keluarga untuk menonton," ujar dia. Alhasil, penonton barupun dapat diperoleh untuk memenuhi bangku-bangku ruang pertunjukkan. Namun untuk penampilan Petualangan Sherina pada Februari 2018, Nuya tidak lagi bisa mengandalkan trik tersebut. Karena penonton yang menonton ditampilan pertama tidak akan menonton lagi ditampilan kedua.
Di sisi lain, cerita Petualangan Sherina sendiri merupakan cerita popular di masyarakat. Berangkat dari sisi popular tersebut dia dapat memperoleh penonton kembali hingga tiket yang dibanderol mulai 79 ribu rupiah pada pre sale hingga 500 ribu rupiah sold outdi H-1.
"Sempat degdegan juga sih," ujar dia. Pemain baru dan cerita popular menjadi salah satu trik untuk mendapatkan penonton baru dunia pertunjukkan. Umumnya, penonton pementasan ini adalah orang-orang yang menyukai menonton teater. Namun dengan mengandalkan cerita populer dan pemain baru, dia bisa menemukan penonton baru yang bukan berasal dari kalangan penonton teater. "Supaya penonton bermigrasi menonton teater, salah satu caranya menampilkan cerita-cerita populer yang sudah lekat di hati," ujar dia yang tidak ambil pusing dikatakan seniman tidak memiliki idealisme.
Jebolan master dari Innovation, Entrepreneurship and Management, Imperial Colllege London ini mengatakan bahwa harga tiket yang tergolong murah untuk pementasan musikal menjadi salah satu celah untuk meraih penonton.
Nuya yang sempat disangsikan untuk mendapatkan penonton oleh salah satu penyelenggara pementasan teater membuat beberapa metode penjualan tiket, mulai pre sale sampai tiket harga tertinggi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!