Mendidik Masyarakat melalui Cerita Legenda
📅 Kamis, 19 Okt 2017, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: foto-foto: dok Pekan Raya Indonesia 2017
Aktris cantik Happy Salma ikut berkolaborasi dalam Mandiri Pekan Raya Indonesia (PRI) 2017 dengan menampilkan pesta wisata bertajuk wahana rumah hantu, Misteri Batavia olehTeater Interaktif.
Wahana tersebut merupakan kerja sama aktris berusia 37 tahun itu dengan para pemain Teater Miss Tjitjih yang berada di daerah Cempaka Putih. Tidak sekedar menakut-nakuti, wahana ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang sejarah dan asal muasal urban legend.
Urban legend merupakan mitos atau legenda yang sering kali dipercaya sebagai sebuah kebenaran dan kebanyakan urban legend berkaitan dengan misteri, horor, namun terkadang juga memiliki pesan moral. Hal itulah yang mendorong Happy Salma memilih urban legend sebagai tema dasar wahana rumah hantu di PRI 2017 dan Misteri Batavia ditunjuk menjadi kisah urban legend yang akan ditampilkan karena merupakan tempat yang bersejarah di Jakarta.
"Karena biasanya orang datang ke tempat bersejarah bukan karena sekedar pengin tahu sejarah tapi juga tentang misterinya," ujarnya dalam press conference PRI 2017 di Jakarta, Selasa (17/10).
Happy memberikan bocoran ada sekitar enam atau tujuh kisah urban legend yang akan hadir di Teater Interaktif Misteri Batavia. Urban legend seperti Si Manis Jembatan Ancol contohnya, yang berkisah tentang gadis cantik bernama Ariah yang diperkosa dan kemudian mayatnya dibuang di dekat Jembatan Ancol hingga akhirnya arwahnya suka berlalu lalang di Jembatan Ancol.
Untuk merampungkan kisah urban legend Misteri Batavia ini, Happy Salma bercerita bahwa diharuskan melalui riset yang panjang. Ia memaparkan bahwa para pemain dan sutradara mesti mengunjungi daerah-daerah tersebut untuk mengetahui kisah urban legend secara langsung. gma/R-1
Targetkan Satu Juta Pengunjung
Setelah kesuksesannya yang mampu meraih hampir tujuh ratus ribu pengunjung tahun lalu, PRI 2017 kembali digelar dengan menargetkan satu juta pengunjung. Berbeda dengan tahun lalu, kali ini PRI bekerja sama dengan Bank Mandiri (BM) dan mengubah namanya menjadi Mandiri Pekan Raya Indonesia 2017.
"Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung yang hadir dalam acara tersebut dengan memberikan berbagai macam kemudahan dalam bertransaksi dan beragam diskon menarik," ungkap Rohan Hafas, Corporate Secretary BM di Jakarta.
Dengan menargetkan satu juta pengunjung pada PRI 2017, Rohan mengutarakan targetnya dalam transaksi di pameran yang mencapai lima ratus miliar rupiah. Nilai transaksi ini meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai tiga ratus miliar rupiah.
"Kita harapkan tahun ini mencapai satu juta pengunjung, cukup bombastis. Kemudian, transaksi juga di angka lima ratus miliar rupiah kita harapkan," katanya.

Sementara itu, Ryan Adrian, Presiden Direktur Indonesia International Expo (IIE) mengungkapkan bahwa perihal target satu juta pengunjung bukanlah hal yang mustahil. Mengingat PRI tahun lalu merupakan acara PRI yang pertama kali diadakan namun mampu meraih hampir tujuh ratus ribu pengunjung.
Acara yang akan diselenggarakan pada 21 Oktober hingga 5 November 2017 di International Convention Exhibition (ICE) BSD, mengusung konsep pesta rakyat yang menyajikan ragam produk dan aksi hiburan yang menarik.
"Budaya adalah hal yang seharusnya menjadi sesuatu yang selain dibanggakan juga dipahami generasi milenial, yang terekspos melalui berbagai gadget yang dibanjiri dengan informasi dunia maya. PRI 2017 kali ini akan mengangkat budaya-budaya Indonesia dari Sabang dan Merauke," ujar Ryan Adrian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!