169 Korban Meninggal Dunia di Agam Dampak dari Bencana Banjir dan Tanah Longsor
📅 Rabu, 03 Des 2025, 23:35 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Lubuk Basung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan sebanyak 169 korban meninggal dunia dampak dari bencana banjir bandang, banjir dan tanah longsor melanda daerah itu.
"Ini data korban meninggal dunia sampai Rabu (3/12) pukul 20.00 WIB," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Rabu.
Ia mengatakan korban meninggal dunia itu tersebar di Kecamatan Palembayan, Malalak, Tanjung Raya, Malalak dan Palupuh.
Sedangkan korban yang masih dilaporkan hilang 86 orang tersebar di antaranya di Kecamatan Palembayan dan Malalak.
Untuk pencarian, tambahnya BPBD Agam, Basarnas, TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI) dan relawan lainnya bakal melanjutkan pencarian pada Kamis (4/12) pagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mudah-mudahan korban bisa ditemukan dalam waktu dekat," katanya.
Ia menambahkan korban dirawat di rumah sakit akibat mengalami luka sebanyak 35 orang.
Warga yang mengungsi akibat banjir bandang, banjir dan tanah longsor 12.800 orang tersebar di Kecamatan Palembayan, Malalak, Tanjung Mutiara dan lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka mengungsi di rumah tetangga, lokasi pengungsian yang disediakan, masjid, mushola dan lainnya.
Sementara kebutuhan makan selama pengungsian disediakan oleh dapur umum yang telah didirikan.
"Kita mendistribusikan bahan kebutuhan untuk pengungsian maupun untuk kebutuhan warga terdampak bencana itu," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!