Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

109 Aktivis Iklim Ditangkap Polisi di Pelabuhan Batubara Australia

📅 Senin, 27 Nov 2023, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
109 Aktivis Iklim Ditangkap Polisi di Pelabuhan Batubara Australia Doc: Canberra City News
Ket. Para pengunjuk rasa memblokir pelabuhan batubara Newcastle, mendesak pemerintah untuk berbuat lebih banyak terhadap perubahan iklim.

SYDNEY - Polisi Australia menangkap lebih dari 100 aktivis iklim setelah mereka melakukan aksi blokade apung terhadap pelabuhan batu bara terbesar di Australia, kata polisi, Senin (27/11). Di antara aktivis terdapat lima anak-anak dan seorang pendeta berusia 97 tahun.

Armada kayak memblokir lalu lintas pelayaran pada akhir pekan di Pelabuhan Newcastle di pantai timur Australia, meminta pemerintah untuk mengakhiri ketergantungan negara tersebut pada ekspor bahan bakar fosil.

Pihak berwenang setuju untuk membiarkan protes berlangsung selama 30 jam, namun perahu polisi mulai mendekat ketika tenggat waktu telah habis dan kerumunan aktivis menolak untuk meninggalkan perairan.

Di antara 109 orang yang ditangkap ada pendeta Uniting Church yang berusia 97 tahun, Alan Stuart, yang mengatakan dia ingin mencegah bencana iklim untuk "cucu dan generasi mendatang".

"Kami memilih mengambil risiko ditangkap karena para ilmuwan memperingatkan untuk menghindari bencana iklim, kita harus segera menghentikan penggunaan bahan bakar fosil," kata kelompok Rising Tide yang mengorganisir aksi blokade tersebut.

Polisi New South Wales mengatakan lima remaja juga ditangkap namun tidak menyebutkan usia mereka.

Sejumlah negara bagian di Australia telah mengeluarkan undang-undang ketat yang menargetkan aksi protes iklim, sehingga memicu kecaman dari organisasi hak-hak sipil dan penyelidik PBB.

Pengunjuk rasa iklim Deanna Coco dipenjara selama 15 bulan pada akhir tahun lalu setelah memblokir lalu lintas di jembatan pelabuhan Sydney yang terkenal, meskipun hukumannya kemudian dibatalkan di tingkat banding.

Australia telah menjadi salah satu produsen batu bara terbesar di dunia dan saat ini pemerintah sedang merencanakan serangkaian proyek tambang batu bara, ladang minyak, dan gas baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.