Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamendiktisaintek Stella Christie: Lulusan Vokasi Harus Mampu Ambil Keputusan Berbasis Data dan Sains

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 11:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamendiktisaintek Stella Christie: Lulusan Vokasi Harus Mampu Ambil Keputusan Berbasis Data dan Sains Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie memberikan kuliah ilmiah pada Wisuda Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) Tahun Akademik 2024/2025 di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menekankan pentingnya kemampuan pengambilan keputusan berbasis data, riset, dan sains, bagi para lulusan perguruan tinggi vokasi dan profesional.

Hal ini disampaikannya saat memberikan orasi ilmiah pada Wisuda Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu (5/11).

"Kita sering hanya fokus menghitung biaya, padahal manfaat riset dan sains jauh lebih besar dari yang kita bayangkan. Kenaikan investasi riset sebesar 10 persen dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 0,9 persen dalam jangka panjang," kata Wamendiktisaintek Stella Christie melalui keterangan di Jakarta, Kamis.

Ia menekankan para pengambil keputusan bisa menciptakan keputusan yang jauh lebih berdampak apabila mampu menyeimbangkan perhitungan antara biaya dan manfaat (cost and benefit) dalam setiap kebijakan publik yang dibuat.

Wamendiktisaintek mencontohkan dampak ekonomi riset di berbagai negara. Stanford University menghasilkan manfaat ekonomi tahunan senilai Rp44 kuadriliun (2,7 triliun dolar AS).

Sementara di China, lanjutnya, klaster inovasi dan teknologi menyumbang 13,4 persen dari total Pendapatan Domestik Bruto (PDB) nasional, dengan hanya menggunakan 2,5 persen lahan konstruksi.

Menurut Wamendiktisaintek Stella, perbedaan utama antara negara berpendapatan menengah dan tinggi terletak pada investasi riset dan penguasaan sains dan teknologi.

Di Amerika Serikat, misalnya, kata dia, pendanaan riset tahunan mencapai 102 miliar dolar AS, sedangkan Indonesia baru sekitar 200 juta dolar AS, meski anggaran riset nasional telah meningkat 218 persen dibanding tahun sebelumnya dibawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Bangsa kita harus mampu menghitung manfaat jangka panjang dari riset dan investasi Sumber Daya Manusia (SDM)," ucap Wamendiktisaintek Stella.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Kementerian Keuangan akan terus mendukung pendidikan tinggi di bidang keuangan untuk menghasilkan profesional yang dapat menghasilkan kebijakan nasional berdampak dan berorientasi masyarakat.

"Selamat kepada para wisudawan dan orang tua. Perjuangan panjang telah sampai di garis finis. Masih ada garis finis lainnya dalam kehidupan, jadi jangan pernah lengah. Bekerjalah dengan hati," ucap Menkeu Purbaya.

Diketahui Wisuda PKN STAN 2025 diikuti oleh sebanyak 991 wisudawan Sarjana Terapan dan Diploma Tiga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

36 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.