Wakil Ketua MPR: Pengelolaan Bonus Demografi Kunci Kemajuan Indonesia
📅 Kamis, 30 Okt 2025, 19:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa bonus demografi harus dikelola dengan baik untuk menuju Indonesia Emas 2025 agar tidak justru menjadi malapetaka.
Menurut dia, hal itu menjadi ujian bagi para pemuda. Menurut dia, saat ini para pemuda masa kini perlu menciptakan kepemimpinan kolaboratif.
"Anak-anak muda generasi saat ini siap menunggu tongkat estafet menuju Indonesia Emas. Para pemuda harus bergerak sekarang," kata Lestari di Jakarta, Kamis (30/10).
Dia mengatakan bahwa tema Hari Sumpah Pemuda tahun ini adalah "Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu".
Tema itu mengajak semua anak muda untuk menyadari bahwa berbagai upaya mewujudkan kejayaan NKRI di masa mendatang perlu dicapai dengan kolaborasi kepemimpinan lintas generasi dan pelibatan elemen bangsa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu kualitas yang dapat diandalkan dari anak muda, kata dia, adalah kualitas kepemimpinan. Kepemimpinan memiliki banyak definisi dan arti dengan berbagai atributnya.
"Namun, dalam konteks ini, kepemimpinan pemuda yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila, memahami visi Indonesia 2045, dan mampu menyatukan semua elemen untuk membangun bangsa," kata dia.
Menurut dia, visi Indonesia Emas 2045 memiliki empat pilar utama, yakni kedaulatan dan persatuan, pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, dan pemerataan pembangunan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dari empat pilar tersebut, anak muda dapat menjadi agen yang terus menggaungkan semangat satu dalam keberagaman, inklusivitas dan pelestarian, maupun adaptasi budaya pada berbagai kebaruan," kata Anggota Komisi X DPR RI.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!