Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Vaksinasi Rabies untuk Hewan Peliharaan Warga Palembang

📅 Senin, 18 Agu 2025, 20:38 WIB | Oleh:
Vaksinasi Rabies untuk Hewan Peliharaan Warga Palembang Doc: ANTARA/Yudi Abdullah
Ket. Kucing salah satu hewan peliharaan warga Palembang sasaran vaksinasi rabies.

Palembang -- Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Sumatera Selatan membantu vaksinasi rabies hewan peliharaan warga Kota Palembang.

"Pemberian vaksinasi secara gratis itu merupakan salah satu upaya pencegahan dan pengendalian penyakit rabies serta mendukung Palembang Bebas Rabies 2025," kata Kepala BKHIT Sumsel Sri Endah Ekandari, di Palembang, Senin.

Dia menjelaskan, hewan peliharaan masyarakat yang menjadi sasaran pelayanan vaksinasi rabies yakni kucing dan anjing.

Untuk melaksanakan pelayanan vaksinasi pada hewan penular rabies (HPR), pihaknya bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang dan Puskesmas Rabies Center kota setempat.

"Untuk memastikan keamanan dan efektivitas vaksin, kami menurunkan dokter hewan karantina seperti drh Fauzi Abdurrahman Munggaran, drh Anisah Anom, drh Irpan Rosyidi," ujarnya.

Menurut dia, rabies dapat dicegah dengan vaksinasi rutin pada hewan penular rabies seperti kucing, anjing, dan kera.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melalulintaskan kucing atau anjing ke luar daerah agar memastikan hewan tersebut telah divaksin rabies dan dilengkapi dokumen resmi,” ujarnya

Selain memberikan vaksinasi rabies, Tim BKHIT Sumsel juga berupaya menggalakkan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya rabies sebagai penyakit zoonosis yang mematikan, cara penularannya, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh pemilik hewan peliharaan tersebut.

Terkait lalu lintas HPR, dijelaskan juga prosedur lalu lintas kucing dan anjing antar area atau pulau, di mana untuk melalulintaskan hewan itu harus disertai sertifikat kesehatan dan telah divaksinasi rabies dengan hasil uji laboratorium titer antibodi protektif.

"Dengan kegiatan sosialisasi itu, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies, prosedur lalu lintas HPR, dan pentingnya vaksinasi semakin meningkat, sehingga risiko penularan rabies di Palembang dan wilayah Sumsel lainnya dapat ditekan seminimal mungkin," harap Sri Endah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

52 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.