Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Ungkap AS akan Ambil Alih Jalur Gaza untuk Ciptakan “Riviera di Timur Tengah”

📅 Rabu, 05 Feb 2025, 12:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Ungkap AS akan Ambil Alih Jalur Gaza untuk Ciptakan “Riviera di Timur Tengah” Doc: AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS
Ket. Presiden AS, Donald Trump

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Selasa (4/2) mengungkapkan rencana luar biasa bagi AS untuk mengambil alih Jalur Gaza, memukimkan kembali warga Palestina di negara lain terlepas dari apakah mereka ingin pergi atau tidak, dan mengubah wilayah tersebut menjadi "Riviera di Timur Tengah."

Trump menyampaikan usulan yang mencengangkan itu dengan suara terkesiap yang terdengar selama konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang ia undang ke Gedung Putih untuk melakukan pembicaraan.

Dalam skema yang tidak merinci bagaimana ia akan memindahkan lebih dari dua juta warga Palestina atau mengendalikan Gaza, Trump mengatakan ia akan membuat daerah kantong yang dilanda perang itu "luar biasa" dengan menyingkirkan bom dan puing-puing yang tidak meledak dan membangunnya kembali secara ekonomi.

"AS akan mengambil alih Jalur Gaza dan kami akan melakukan pekerjaan di sana juga. Kami akan menguasainya," kata Trump.

Ia pun mengatakan ada dukungan dari "kepemimpinan tertinggi" di Timur Tengah dan meningkatnya tekanan pada Mesir dan Yordania untuk menerima pengungsi Gaza, meskipun kedua negara dan Palestina dengan tegas menolak gagasan mengejutkan tersebut.

Menyarankan "kepemilikan jangka panjang" oleh AS, Trump mengatakan rencananya untuk Gaza akan menjadikannya "Riviera di Timur Tengah”. Ini bisa menjadi sesuatu yang sangat luar biasa.

Sekutu utama AS, Netanyahu, bahkan mengatakan rencana Trump dapat "mengubah sejarah" dan patut "diperhatikan".

Netanyahu melakukan kunjungan pertama seorang pemimpin asing ke Gedung Putih sejak Trump kembali berkuasa, tadinya untuk apa yang disebut sebagai pembicaraan guna mengamankan fase kedua gencatan senjata Israel-Hamas setelah gencatan senjata awal selama enam pekan. Namun, hal itu dengan cepat berubah menjadi pengungkapan yang mengejutkan tentang sebuah rencana yang akan sepenuhnya mengubah wajah Timur Tengah.

Trump, yang juga berencana melakukan perjalanan ke Gaza, tampaknya mengisyaratkan bahwa wilayah itu tidak akan dibangun kembali untuk Palestina.

"Kota ini seharusnya tidak mengalami proses pembangunan kembali dan pendudukan oleh orang-orang yang sama yang pernah tinggal di sana, meninggal di sana, dan menjalani kehidupan yang menyedihkan di sana," kata dia. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.