Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiap Tahun 1,3 Juta Orang Meninggal akibat TBC

📅 Sabtu, 03 Agu 2024, 03:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiap Tahun 1,3 Juta  Orang Meninggal  akibat TBC Doc: antara

BANDUNG - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kira-kira dalam 200 tahun terakhir tuberkulosis (TBC) telah membunuh lebih dari satu miliar manusia di dunia.

"Tiap tahun di dunia sekitar 1,3 juta orang meninggal atau dua setengah orang per menit meninggal di dunia," kata Budi pada Peluncuran Pemanfaatan Alat Portable X-ray di Gedung Sate Bandung, Jumat (2/8).

Sementara di Indonesia, ujar Budi, akibat paparan penyakit menular ini diperkirakan ada satu juta orang yang tertular dan 136 ribu di antaranya meninggal dunia akibat TBC setiap tahun. "Artinya tiap lima menit ada satu orang meninggal di Indonesia akibat TBC. Ini prestasi terbaik Indonesia sejak merdeka sampai sekarang, 500 ribu orang terdeteksi sisanya enggak ketemu, mungkin saat ini sedang menularkan ke tetangganya kita tidak tahu," ucap dia.

Karena alasan itu, kata Budi, pemerintah saat ini secara agresif melakukan program surveilans seperti melakukan screening TBC untuk menemukan di mana saja dan siapa saja yang terkena TBC, bahkan dengan catatan sampai 820 ribu temuan pada 2023.

"Targetnya tahun 2024 ada 900 ribu yang ketemu. Tujuannya agar bisa diberikan obat yang saat ini sudah bisa empat sampai enam bulan sembuh, sehingga tidak menularkan ke yang lain dan diharapkan makin lama makin sedikit kasusnya termasuk yang meninggal," ucap dia.

Diakuinya, menemukan orang yang terkena TBC merupakan pekerjaan rumah yang tak mudah diselesaikan, terlebih screening TBC juga dipengaruhi oleh kesadaran dari masyarakat karena panjangnya proses yang harus dilalui seperti scan x-ray, tes PCR atau biologi molekuler di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit. "Sehingga nakes juga harus proaktif," ujarnya.

Namun, kata dia, dengan adanya 36 alat x-ray portabel yang dibeli dari bantuan Uni Emirat Arab 10 juta dolar AS, akan mempermudah para nakes untuk melakukan pemeriksaan dan menemukan masyarakat yang terpapar TBC.

"X-ray itu biasanya besar dan di rumah sakit. Dengan teknologi baru ini yang alatnya kecil, bisa dibawa di motor supaya bisa datang ke pelosok-pelosok menemukan yang sakit TBC," tuturnya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.