Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sistem Satu Arah Mulai Diberlakukan

📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sistem Satu Arah Mulai Diberlakukan Doc: antara

Mulai Jumat siang, Korlantas Polri mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan system satu arah dari KM 72 Tol Cipali hingga KM 414 Kalilangkung.

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri segera memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah dari KM 72 Gerbang Tol Cipali menuju KM 414 Kalikangkung, Semarang pada Jumat (5/4) pukul 14.00 WIB.

Pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah di KM72 rencananya dibuka oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlanta) Irjen Pol. Aan Suhanan dan sejumlah pejabat utama Polri lainnya.

"Pembukaan one way di KM72 oleh Kakorlantas Polri," tulis pengumuman Divisi Humas Polri kepada wartawan.

Penerapan satu arah pada arus mudik tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB). Mengingat hari ini terakhir masuk kerja, sehingga diperkirakan masyarakat yang hendak mudik sudah mulai melakukan perjalanan.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa pada H-7 Lebaran, pemudik sudah meninggalkan Kota Jakarta.

Terjadi kenaikan arus mudik di Tol Jakarta-Cikapek sebesar 7 persen pada Kamis (4/4).

"Kenaikan arus ini merupakan dampak dari adanya diskon tarif tol sebesar 20 persen yang diberlakukan pemerintah mulai sejak 3 April sampai 5 April pukul 05.00 tadi pagi," katanya..

Trunoyudo menyebut, meski arus keluar Jakarta dari periode H-10 sampai H-7 mengalami kenaikan 33 persen, tetapi dibandingkan pada periode yang sama pada Idul Fitri 2023 masih dalam kategori normal.

Tinggalkan Jabodetabek

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 322.892 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) pada H-7 hingga H-6 Hari Raya Idul Fitri atau pada 3-4 April 2024.

Angka itu merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), serta GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana di Jakarta, Jumat, mengatakan volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek tersebut naik sebesar 21,87 persen jika dibandingkan lalin normal di hari biasa, serta apabila secara tahunan, total volume lalin tersebut lebih tinggi sebesar 2,72 persen atau sebanyak 314.337 kendaraan.

Distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 165.383 kendaraan atau 51,22 persen menuju arah timur melalui Tol Trans Jawa dan Bandung, 95.210 kendaraan atau 29,49 persen menuju arah barat, yakni Merak, serta 62.299 kendaraan atau 19,29 persen menuju arah selatan ke Puncak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.