Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Singapura Hukum Mati 2 Pengedar Narkoba tanpa Hiraukan Hal ini, Aktivis HAM Singapura Kalang Kabut!

Foto : Istimewa

Aktivis HAM menolak hukuman mati pengedar narkoba

A   A   A   Pengaturan Font

Pengadilan Singapura menolak beberapa banding untuk membatalkan eksekusi Dharmalingan, di mana pengacaranya berpendapat bahwa dia seharusnya tidak dijatuhi hukuman mati karena dia tidak mampu memahami tindakannya.

Kasus ini menempatkan undang-undang narkoba tanpa toleransi di negara kota itu kembali di bawah pengawasan, dengan para pendukung hak asasi manusia berpendapat bahwa hukuman mati wajib untuk perdagangan narkoba adalah hukuman yang tidak manusiawi.

Baca Juga :
PM Singapura Mundur

Wakil direktur regional Amnesty International untuk penelitian Emerlynne Gil pada hari Kamis mendesak Singapura untuk segera memberlakukan moratorium eksekusi. "Singapura sekali lagi mengeksekusi orang yang dihukum karena pelanggaran terkait narkoba yang melanggar hukum internasional, tanpa perasaan mengabaikan kemarahan publik," kata Gill.

Para aktivis mengatakan undang-undang narkoba yang keras di banyak negara Asia Tenggara, termasuk Singapura, tidak banyak berbuat untuk menghentikan perdagangan narkoba ilegal bernilai miliaran dolar di kawasan itu.

"Kegigihan pemerintah Singapura dalam mempertahankan dan memanfaatkan hukuman mati hanya menyebabkan kecaman global dan mencoreng citra Singapura sebagai negara maju yang diatur oleh supremasi hukum," kata Anti-Death Penalty Asia Network dalam sebuah pernyataan pada 30 Juni.


Editor : Fiter Bagus
Penulis : Mafani Fidesya

Komentar

Komentar
()

Top