Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siap-Siap, 81 Ribu Koperasi Desa Bakal Serbu Seluruh Indonesia, Mendes Yandri: Lahan Harus Beres

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 18:14 WIB | Oleh:
Siap-Siap, 81 Ribu Koperasi Desa Bakal Serbu Seluruh Indonesia, Mendes Yandri: Lahan Harus Beres Doc: ANTARA/HO-Humas Kemendes PDT
Ket. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas terkait Evaluasi Perkembangan Kopdes/Kelurahan Merah Putih dan Peningkatan Kapasitas SDM Kopdes/Kelurahan Merah Putih di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (18/2).

JAKARTA - Pemerintah terus memacu akselerasi pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi baru di tingkat akar rumput.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan, fokus utama saat ini adalah memangkas hambatan administratif, terutama terkait penyediaan lahan kantor koperasi yang akan segera dipayungi oleh regulasi khusus dari kementerian terkait.

Mendes Yandri mengatakan percepatan realisasi itu diupayakan oleh pemerintah melalui langkah memastikan keberadaan lahan untuk kantor koperasi, baik di desa maupun kelurahan, sehingga koperasi segera beroperasi di seluruh Indonesia, tidak terbatas pada wilayah tertentu.

"Mungkin perlu juga kita cari solusi soal tanah ini. Tidak cuma pemerintah daerah, tapi juga pemerintah pusat yang harus ambil alih," kata dia dalam Rapat Koordinasi Terbatas terkait Evaluasi Perkembangan Kopdes/Kelurahan Merah Putih dan Peningkatan Kapasitas SDM Kopdes/Kelurahan Merah Putih di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, Rabu.

Mendes Yandri menyampaikan bahwa solusi tersebut akan segera dituangkan dalam regulasi yang diterbitkan kementerian terkait. Hal itu, kata dia, dipastikan mempercepat realisasi Kopdes Merah Putih.

Selain pembangunan fisik, Mendes Yandri mengatakan pemerintah juga mengupayakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai aktor dalam program Kopdes Merah Putih melalui beragam pelatihan.

Pelatihan itu akan diberikan oleh kementerian/lembaga yang saling bekerja sama memanfaatkan kemajuan teknologi dan mempererat komunikasi. Contoh pelatihan tersebut, di antaranya pemenuhan produk yang menjadi kebutuhan harian masyarakat maupun peningkatan kualitas produk, bahkan jasa di koperasi. Dengan demikian, pemasaran juga dapat menjadi semakin luas.

"Nanti kita latih semuanya. Kita harap juga 81 ribu koperasi ini nyambung satu dengan yang lain. Nanti, ada korelasi," ujar Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam kesempatan yang sama.

Rapat koordinasi diikuti setiap kementerian/lembaga yang terkait dengan koperasi, di antaranya Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Koperasi, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, dan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Kolaborasi itu juga dilaksanakan bersama pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

37 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.