Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semua Ikut Awasi Panti Asuhan

📅 Senin, 14 Okt 2024, 03:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semua Ikut Awasi Panti Asuhan Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (baju putih) didampingi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Zain Dwi Nugroho (kanan), Ketua KPAI Ai Maryati Solihah (kedua dari kanan) dan Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman (kedua dari kiri) saat memberikan keterangan pers kepada media saat kunjungan ke rumah perlindungan sosial (RPS) Dinas Sosial Kota Tangerang untuk melihat kondisi anak yang direlokasi dari panti asuhan karena kasus pelecehan seksual oleh pimpinan yayasan dan pengasuh.

BANYAK - Panti asuhan abal-abal yang tumbuh di berbagai tempat, termasuk Tangerang. Kasus asusila yang dilakukan pimpinan dan para pengasuh Panti Asuhan Darussalam An'nur Pinang, Kota Tangerang, harus menjadi kesadaran bersama agar semua ikut mengawasi.

Juga para orang tua jangan mempercayakan anak ke panti asuhan milik perorangan. Panti asuhan harus milik yayasan. Kasus Darusaalam Annur harus menjadi pembelajaran serius pentingnya kepedulian semua pihak mengawasi praktik penyimpangan berkedok kebaikan. Mereka berkedok kepedulian sosial pada anak-anak yang tidak memiliki orang tua atau anak telantar.

Anak-anak yang dikumpulkan dalam satu asrama dengan harapan memperoleh perhatian dan kasih sayang, justru mendapatkan perlakuan tidak semestinya. Bahkan bisa merusak masa depan mereka akibat pelecehan seksual oleh pengasuh dari panti asuhan tersebut.

Beruntung, Kementerian Sosial, segera tanggap dan menangani kasus tersebut, dengan melibatkan instansi lain, seperti kepolisian dan pemerintah daerah. Semua pihak, termasuk Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang mengunjungi rumah perlindungan sosial (RPS) di Kota Tangerang itu, pekan lalu, prihatin dan kecewa.

Anak-anak yang seharusnya mendapatkan pengasuhan dengan kasih sayang justru diperlakuan buruk. Kehadiran Mensos bersama pengurus KPAI, kepolisian, sukarelawan, dan pejabat pemerintah daerah di RPS Dinsos Kota Tangerang menunjukkan kepedulian negara terhadap warganya yang menghadapi masalah.

Semua pihak menunjukkan kepedulian terhadap perkembangan jiwa anak-anak itu.

Menyikapi kasus ini, Kemensos menjadikannya sebagai bahan kajian untuk pengambilan kebijakan dan pembuatan peraturan strategis. Ini termasuk regulasi tata kelola lembaga kesejahteraan sosial anak atau panti asuhan.

Kemensos menggandeng pemerintah daerah dalam membuat regulasi dan pengawasan panti sosial agar kasus serupa tidak terulang di tempat lain. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.