Sel Punca Tanduk Rusa Menjadi Harapan Regenerasi Tulang Manusia
📅 Selasa, 28 Feb 2023, 18:47 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
XI AN - Para ilmuwan Tiongkok mengidentifikasi sekelompok sel punca pada rusa bisa mendukung pertumbuhan kembali tanduk hewan itu. Penelitian tersebutmemberi harapan bagi upaya regenerasi tulang pada manusia.
Dilansir oleh The Federation of Arab News Agencies, sebagian besarmamalia kehilangan kemampuan untuk meregenerasi organ mereka, tetapi tanduk rusa menjadi pengecualian penting yang menunjukkan suatu model penting untuk mempelajari regenerasi organ pada mamalia.
Para peneliti, yang dipimpin oleh pakar dari Universitas Politeknik Northwestern, menerbitkan sebuah studi dalam jurnal sains edisi terbaru mengenai atlas sel tunggal pertumbuhan kembali tanduk.
"Populasi sel progenitor blastema tanduk menunjukkan potensi regenerasi diri dan perbaikan jaringan tulang, sehingga memainkan peran penting dalam pemanjangan tanduk dengan cepat," kata para peneliti.
Menurut studi itu, sel-sel progenitor tersebut berkembang dari tiga jenis sel mesenchymal, atau inisiator tanduk tahap paling awal.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Lima hari setelah tanduk tua terlepas dan kemudian terlihat menghasilkan sel tulang rawan di dalam dan di luar," ujarnya.
Tim peneliti itu telah menemukan bahwa tikus memiliki jenis sel yang serupa, namun spesies non mamalia tidak memilikinya, yang menunjukkan bahwa mamalia mungkin memiliki mekanisme regenerasi yang khas.
Mereka juga menggunakan transkriptomik sel tunggal untuk mengidentifikasi 151 gen yang terkait dengan pertumbuhan tulang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Studi ini memberikan wawasan baru ke dalam pemahaman regenerasi mamalia dan pengembangan pengobatan regeneratif," ungkap para peneliti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!