Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Ketegangan Bilateral

Russia Usir 755 Staf Diplomatik Amerika Serikat

Foto : reuters
A   A   A   Pengaturan Font


Kongres AS dan Senat AS menyetujui penjatuhan sanksi baru terhadap pemerintah Russia. Gedung Putih pada Jumat (29/7) mengatakan Presiden AS, Donald Trump, akan menandatangani rancangan undang-undang mengenai hal itu.


Penjatuhan sanksi baru tersebut untuk merespons beberapa kesimpulan yang dibuat oleh agen-agen intelijen AS bahwa Russia telah melakukan intervensi dalam pemilu presiden AS 2016. Sanksi baru ini juga untuk menghukum pemerintah Russia karena telah mencaplok Krimea dari Ukraina pada 2014.


Juru bicara Kremlin, Senin (31/7), menjelaskan ke-755 staf diplomatik yang dimaksud Presiden Putin, bisa termasuk pegawai lokal.

Namun, ini bukan diartikan sebagai aksi pengusiran besar-besaran para diplomat AS sebagai imbas dari penjatuhan sanksi-sanksi baru kepada Russia oleh Pemerintah AS.


Staf kedutaan AS dan konsulat AS di Russia, yang merupakan warga lokal berjumlah hampir seribu orang. Pengurangan karyawan akan berdampak terhadap operasional kedutaan dan konsulat, tetapi tidak akan membawa dampak diplomatik.
Halaman Selanjutnya....

Komentar

Komentar
()

Top