Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rusia Tak Berencana Berlakukan Darurat Militer di Wilayah Perbatasan

📅 Sabtu, 04 Mar 2023, 15:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rusia Tak Berencana Berlakukan Darurat Militer di Wilayah Perbatasan Doc: Wilayah perbatasan Bryansk dijaga tentara Rusia.
Ket. TASS/Sergei Bobylev

MOSKOW - Rusia tidak berencana untuk mengumumkan status darurat militer setelah insiden serangan baru-baru ini di wilayah Bryansk, kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Dalam jumpa pers di Moskow, Jumat (3/3), Peskov mengatakan penyelidikan sedang berlangsung dan kesimpulan akan dibuat setelah selesai.

Dia mengatakan bahwa langkah-langkah keamanan tambahan telah diberlakukan di wilayah Bryansk--yang berbatasan dengan Ukraina--untuk waktu yang lama.

Peskov mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengadakan pertemuan Dewan Keamanan Rusia pada Jumat, dan insiden di wilayah Bryansk akan menjadi salah satu agenda pembahasan.

Pada Kamis (2/3), Moskow menyebut pasukan Ukraina melancarkan serangan di wilayah Bryanskhingga menewaskan seorang warga sipil dan melukai seorang anak laki-laki berusia 10 tahun.

Peskov menyebut anak lelaki yang terluka dalam serangan itu sebagai pahlawan karena ia membantu dua anak lainnya untuk selamat.

Warga sipil yang tewas adalah seorang pengemudi yang juga membantu menyelamatkan anak-anak itu dari serangan, yang disebut Presiden Putin sebagai serangan teroris.

Lebih lanjut Peskov mencatat bahwa meskipun terjadi insiden terbaru tersebut, AS terus memasok senjata ke Ukraina.

"Kami mencatat keberlanjutan AS untuk meningkatkan pasokan senjata sendiri dan membujuk sekutunya di Eropa, yaitu negara-negara Uni Eropa, untuk meningkatkan pasokan serupa," kata dia.

Peskov mengatakan pasokan senjata yang terus menerus akan menjadi beban bagi warga negara Uni Eropa dan akan berdampak negatif pada kesejahteraan mereka.

"(Pengiriman senjata) itu pada prinsipnya tidak akan dapat mempengaruhi hasil peristiwa, tetapi itu akan membuat konflik lebih berlarut-larut dan dengan konsekuensi yang lebih menyedihkan bagi rakyat Ukraina ... ini adalah fakta," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.