Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Reisa Sarankan Pemeriksaan Kondisi Kesehatan Sebelum Mudik

📅 Rabu, 12 Apr 2023, 06:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Reisa Sarankan Pemeriksaan Kondisi Kesehatan Sebelum Mudik Doc: KPC PEN

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro, meminta ibu yang sedang hamil untuk memeriksakan kondisi kesehatan diri dan kandungannya terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan mudik Lebaran 2023.

"Kalau ibu hamil mau mudik dan berpuasa, konsultasikan dulu ke dokter obgyn atau kandungan apakah sebenarnya dalam kondisi yang baik atau tidak," kata Reisa dalam Siaran Sehat yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (10/4).

Reisa menyatakan sebenarnya tidak ada larangan bagi para ibu hamil untuk berpuasa saat mudik. Hanya saja, perlu dipastikan terlebih dahulu apakah ada gangguan pada kesehatan yang bisa membahayakan ibu dan janin selama perjalanan.

Bagi ibu hamil yang telah memasuki masa trimester kedua kehamilan, kata dia, sebenarnya sudah bisa dianggap aman untuk berpuasa maupun mudik. Namun, setiap anggota keluarga harus mewaspadai adanya kondisi sewaktu-waktu metabolisme ibu hamil lebih tinggi.

Kondisi itu membuat ibu hamil akan lebih cepat merasakan lapar atau haus yang berlebihan dibandingkan ketika tidak sedang hamil. Oleh karena itu, dianjurkan untuk membawa makanan sehat seperti air mineral, buah-buahan atau lauk sayur yang bisa memenuhi asupan gizi seimbang ibu selama di perjalanan baik untuk sahur maupun berbuka.

"Konsumsi makanan bergizi yang optimal pada kehamilannya supaya kenyang lebih lama. Misalnya, banyak makan sayur, karbohidrat yang kompleks jadi tidak cepat lapar," tutur dia.

Akan tetapi, jika ibu terutama yang baru memasuki masa kehamilan di trimester pertama ternyata menunjukkan gejala berupa mual atau pusing pada siang hari, maka dianjurkan untuk tidak berpuasa terlebih dahulu karena bisa mengganggu pola makan para ibu.

Hal itu disebabkan trimester pertama merupakan waktu bagi banyak ibu hamil sering merasakan mual atau muntah yang hebat. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu dehidrasi jika ibu memaksakan diri untuk berpuasa selama perjalanan mudik.

"Takutnya dehidrasi kalau memaksakan diri. Jadi, sebaiknya utamakan kondisi kesehatan terlebih dahulu," ucap Reisa.

Reisa pun menekankan hal yang sama juga berlaku bagi ibu yang sedang menyusui bayinya. Ia meminta para ibu untuk tetap mengutamakan kondisi kesehatannya dan kebutuhan ASI anak. Bila berpuasa ternyata mengurangi produksi ASI, maka dianjurkan untuk berhenti berpuasa terlebih dahulu. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

39 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.