Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PM Sunak Tegaskan Inggris Dukung Hak Israel Untuk Membela Diri

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Sunak Tegaskan Inggris Dukung Hak Israel Untuk Membela Diri Doc: ANTARA/Media Center G20 Indonesia/Fikri Yusuf
Ket. Arsip - Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak berjalan menuruni tangga pesawat setibanya di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (14/11/2022).

London - Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menyatakan solidaritasnya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan menegaskan kembali dukungan London terhadap hak Tel Aviv untuk membela diri.

"Kami sepenuhnya mendukung hak Israel untuk mempertahankan diri sesuai dengan hukum internasional untuk memburu Hamas, mengambil kembali sandera, mencegah serangan lebih lanjut, dan memperkuat keamanan negara Anda untuk jangka panjang," kata Sunak dalam konferensi pers bersama Netanyahu di Yerusalem, Kamis.

Menurut dia, selama dua pekan terakhir Israel telah melalui sesuatu yang tidak pantas ditanggung oleh negara atau bangsa mana pun.

Sunak mengklaim bahwa Israel melakukan setiap tindakan pencegahan untuk menghindari kerugian warga sipil.

Mengenai pemboman sebuah rumah sakit di Gaza yang mengakibatkan sekitar 500 korban tewas, Sunak menyatakan turut berduka atas hilangnya nyawa warga sipil yang tidak bersalah, terlepas dari agama atau kebangsaannya.

"Kami mengakui bahwa rakyat Palestina juga menjadi korban Hamas," kata PM Inggris itu.

Serangan yang menyebabkan RS Al Ahli Baptist di Gaza pada Selasa (17/10) rata dengan tanah banyak disebut dilakukan oleh Israel, tetapi Israel membantah terlibat dalam serangan tersebut.

Insiden itu serta blokade total Israel terhadap Gaza--dengan memutus pasokan air, listrik, makanan, dan bahan bakar di daerah kantong tersebut--telah memicu unjuk rasa di seluruh dunia.

Para pengamat menuduh Israel melakukan kejahatan perang terhadap warga sipil.

Netanyahu mengatakan kepada Sunak bahwa saat ini adalah masa paling kelam bagi Israel.

"Delapan puluh tahun yang lalu, Perdana Menteri (Sunak), dunia yang beradab mendukung Anda di saat-saat tergelap Anda. Ini adalah masa terkelam kami," kata dia, mengacu pada pertempuran Inggris pada Perang Dunia II.

Netanyahu kemudian mengatakan bahwa Israel memerlukan dukungan berkelanjutan untuk melawan Hamas, yang menyebut Israel sebagai "Nazi baru dan ISIS baru".

Sebelum pertemuannya dengan Netanyahu, Sunak bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog sebagai bagian dari agenda kunjungannya ke Israel.

Kunjungan tersebut dilakukan di tengah serangan udara besar-besaran Israel ke Jalur Gaza yang menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa, sebagai balasan dari serangan kelompok militan Hamas Palestina pada 7 Oktober lalu.

Sedikitnya 3.785 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Gaza, sementara Israel mencatat lebih dari 1.400 warganya tewas dalam konflik terbaru itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.