Koran-jakarta.com || Kamis, 01 Des 2022, 05:02 WIB

PM Anwar Masih Otak-atik Susunan Kabinet

  • Politik Malaysia

PETALING JAYA - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dilaporkan sedang memberikan sentuhan akhir pada susunan kabinetnya. Oleh karena itu PM Malaysia itu kemungkinan tidak akan mengumumkan susunan kabinetnya pada Kamis (1/12) ini.

PM Anwar Masih Otak-atik Susunan Kabinet

Ket. PM Malaysia, Anwar Ibrahim

Doc: AFP/FAZRY ISMAIL PM Anwar Masih Otak-atik Susunan Kabinet

Sepanjang Rabu (30/11) sore, PM Anwar dilaporkan masih memusatkan perhatiannya pada komposisi kabinet sehingga semua janji temu dengannya ditiadakan dari jadwal kerjanya.

Seorang narasumber yang memiliki posisi tinggi mengatakan telah terjadi lobi yang intens dari mitra pemerintah persatuan.

"Daftarnya mungkin akan dipangkas menjadi 25 kementerian, tetapi dia (Anwar) tentu harus mengotak-atiknya karena hal ini belum pernah terjadi sebelumnya," ungkap narasumber itu. "Dia harus mempertimbangkan banyak kepentingan politik, namun juga harus bisa memangkas kabinet ke ukuran yang layak," imbuh narasumber itu.

Saat PM Muhyiddin Yassin menjabat sebagai perdana menteri, ia dibantu oleh 32 menteri. Sedangkan saat PM Ismail Sabri Yaakob memimpin pemerintahan, terdapat 31 menteri.

Ada spekulasi bahwa mungkin ada dua wakil perdana menteri (DPM) dalam susunan kabinet PM Anwar, dengan presiden UMNO, Zahid Hamid, disebut-sebut sebagai salah satu yang akan mengambil jabatan itu, dan satu lagi mungkin akan diisi oleh politisi dari Gabungan Parti Sarawak (GPS), Fadillah Yusuf, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri pekerjaan umum.

Koalisi pemerintah persatuan Anwar sendiri memiliki tiga faksi utama yaitu Pakatan Harapan dengan 82 kursi, Barisan Nasional dengan 30 kursi, dan GPS dengan 23 kursi. Semuanya total menguasai 135 kursi di Majelis Rendah yang beranggotakan 222 orang.

PM Anwar pun mengatakan dia juga mendapat dukungan dari faksi lain dan partai kecil untuk menguasai 148 kursi, atau dua pertiga parlemen.

Partai Keadilan Rakyat pimpinan Anwar, salah satu dari empat anggota PH, hampir pasti akan mempertahankan jabatan menteri keuangan yang kuat, dan jika ada jabatan wakil menkeu, maka posisi itu bisa diberikan ke politisi UMNO yang merupakan anggota BN.


Muncul Spekulasi

Spekulasi bahwa kabinet sudah siap dan pengumuman susunan kabinet akan diumumkan Kamis muncul setelah akunFacebookIstana Negara yang memposting empat foto yang menunjukkan Raja Malaysia, Sultan Abdullah Ahmad Shah, menerima perdana menteri pada Rabu.

Dilaporkan bahwa Raja Malaysia telah memberikan audiensi kepada Anwar pada Selasa (29/11) lalu, yang kemudian mengarah pada pembicaraan bahwa daftar lengkap kabinet telah disampaikan kepada raja.

Meskipun kemungkinan penunjukan Zahid sebagai DPM telah menjadi isu di antara para pemimpin dan pendukung PH, mereka juga mengakui bahwa dia adalah tokoh kunci dalam pembentukan pemerintahan koalisi.

"Kenyataan pahitnya adalah tanpa Zahid, tidak ada pemerintahan persatuan yang dipimpin oleh PH. Kami harus mempertimbangkan itu. Biarkan Anwar memiliki keleluasaan untuk menyusun daftar kabinet, tetapi pastinya tidak akan ada pengumuman kabinet pada Kamis ini," ungkap narasumber itu.ST/I-1

Tim Redaksi:
I
Ilham Sudrajat
Penulis

Like, Comment, or Share:

Tulisan Lainnya dari Ilham Sudrajat

Artikel Terkait