Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perum Bulog Tarik Stok Beras dari Bandara dan Pelabuhan, Distribusi Pangan Pascabanjir Sumatera Kembali Normal

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perum Bulog Tarik Stok Beras dari Bandara dan Pelabuhan, Distribusi Pangan Pascabanjir Sumatera Kembali Normal Doc: Antara
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjawab pertanyaan awak media ditemui usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/4).

Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan seluruh stok beras yang sebelumnya disiagakan di sejumlah bandara dan pelabuhan telah ditarik kembali ke gudang, menyusul kondisi distribusi pangan berangsur normal pascabencana banjir Sumatera.  

"Sudah ditarik semua (kembali) ke gudang-gudang. Yang tadinya di tiap bandara kami stok-kan (minimal) 30 ton, ini sudah kami tarik karena sudah normal sekarang," kata Rizal ditemui usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/4).

Penarikan tersebut dilakukan setelah situasi di wilayah terdampak bencana dinilai semakin stabil sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi tanpa perlu penempatan stok darurat di titik transportasi utama.  

Sebelumnya, Bulog menyiapkan stok beras darurat 30 hingga 50 ton di setiap bandara dan pelabuhan di wilayah Sumatera untuk mengantisipasi kebutuhan mendadak akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh pada November hingga Desember 2025.

Sehingga kala itu, Rizal memerintahkan seluruh pimpinan wilayah agar menyiapkan stok beras maksimal 50 ton per hari di setiap bandara. Langkah tersebut dilakukan agar apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat, beras dapat segera diterbangkan ke daerah terdampak yang membutuhkan bantuan pangan secara cepat dan tepat waktu.

Mengingat saat itu, sejumlah wilayah tak bisa diakses melalui jalur darat akibat jalan terputus usai diterjang banjir. Salah satunya di wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Selain melalui jalur udara, Bulog juga memastikan distribusi melalui jalur laut tetap berjalan dengan menyiapkan stok beras siaga di pelabuhan wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Instruksi penyiapan stok antara 30 hingga 50 ton di pelabuhan dilakukan untuk menjamin pengiriman bantuan pangan melalui laut dapat dilakukan dengan cepat ketika kondisi darurat terjadi.

Kala itu, Bulog juga memastikan seluruh gudang beras milik perusahaan BUMN pangan tersebut beroperasi siaga selama 24 jam guna mendukung percepatan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Sehingga apabila terjadi kebutuhan mendesak, stok yang tersedia baik di gudang maupun jalur transportasi dapat segera didorong untuk membantu korban bencana.

Kebijakan siaga stok beras di bandara dan pelabuhan tersebut diterapkan selama masa tanggap darurat hingga kondisi wilayah terdampak benar-benar pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Namun, Rizal memastikan dengan kondisi masyarakat yang kini telah berangsur stabil tanpa adanya kepanikan seperti sebelumnya, termasuk tidak lagi terjadi panic buying di wilayah Aceh Tengah yang sempat terjadi, maka stok siaga beras di setiap bandara dan pelabuhan kini ditarik sepenuhnya.

"Jadi insya Allah sampai sekarang untuk kebutuhan logistik di daerah bencana cukup terpenuhi baik beras, minyak, gula, dan lain sebagainya. Dan bahkan sudah landai sekarang. Tidak ada lagi masyarakat kayak kemarin kan sempat di Aceh Tengah itu sempat ada panic buying kan. Nah, sekarang sudah nggak ada lagi, sudah aman," kata Rizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.