Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kolaborasi Militer, Angkatan Laut AS Kejar Kerja Sama Pembuatan Kapal dengan Korsel

📅 Kamis, 25 Apr 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi Militer, Angkatan Laut AS Kejar Kerja Sama Pembuatan Kapal dengan Korsel Doc: ANTARA/HO-Dispenal
Ket. Arsip - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat melaksanakan pertemuan dengan US Secretary of the Navy (US SECNAV) Carlos Del Toro di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (30/3/2022).

Washington - Sekretaris Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) Carlos Del Toro menilai bisa mengejar peluang kerja sama pembuatan kapal dengan Korea Selatan dan Jepang untuk meningkatkan produksi kapal-kapal Amerika.

Toro, sebagaimana dilaporkan Yonhap, Rabu, menyampaikan pernyataan tersebut sebagai jawaban atas pertanyaan mengenai kemungkinan AS dapat mempertimbangkan produksi kapal bersama dengan dua sekutu Asia tersebut sebagai sebuah pilihan.

"Menurut saya, ada peluang yang bisa kita kejar dan kita perlu tetap berpikiran terbuka tentang peluang itu (dengan Korea Selatan dan Jepang) sehingga kita benar-benar bisa meningkatkan laju produksi kapal dan pesawat kita," katanya.

Ia mencatat bahwa industri pembuatan kapal komersial AS telah berhenti berkembang selama beberapa dekade terakhir.

Formula kerja sama industri kapal tersebut dinilainya bisa dalam beberapa hal dan bentuk, misalnya kemampuan untuk bisa membangun modul tertentu di luar negeri.

Kerja sama lintas negara itu pun dicontohkannya dengan kerja sama pesawat terbang dengan India.

"Di India, misalnya, kami sedang membuat mesin pesawat terbang, dan (kami) menerapkan dan menerapkannya kembali di sini, di AS," ucapnya.

Lebih lanjut Toro menyinggung perjalanannya ke Korea Selatan dan Jepang pada bulan Februari. Ia mengaku terkesan dengan jumlah investasi modal yang luar biasa yang dilakukan di galangan kapal.

Ia menggarisbawahi keberadaan fasilitas rekreasi, perumahan dan fasilitas lainnya serta digitalisasi operasional galangan kapal yang menurutnya telah memungkinkan para pekerja ingin bertahan.

"Ini adalah hal-hal yang menurut saya juga dapat kita impor ke AS untuk lebih memperkuat galangan kapal kita, baik galangan kapal swasta maupun publik," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.