Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengurangan Bahan Bakar Fosil untuk Capai Target Bauran EBT

📅 Rabu, 15 Nov 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Pengurangan Bahan Bakar Fosil untuk Capai Target Bauran EBT Doc: ANTARA/HO-PLN
Ket. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Lahendong, Sulawesi Utara sebagai salah satu pembangkit yang memasok listrik berbasis EBT.

JAKARTA - Pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan (EBT) penting diselaraskan dengan upaya pengurangan konsumsi bahan bakar fosil untuk mencapai target bauran EBT sebesar 23 persen pada 2025.

"Target bauran energi (baru dan terbarukan) ini kan kalau kita bicara persentase ya. Artinya, kalau kita meningkatkan EBT, tapi (konsumsi) migas (minyak dan gas) dan batu bara itu juga meningkat itu kan tetap aja persentase baurannya stagnan," kata pejabat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pandu Ismutadi, di Jakarta, Selasa (14/11).

Pandu yang menjabat sebagai Inspektur Panas Bumi Ahli Madya Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi dalam sesi diskusi yang dipantau secara daring mengatakan dalam upaya menaikkan tingkat bauran EBT perlu diiringi juga oleh pengurangan penggunaan bahan bakar minyak dan batu bara. "Makanya strategi ini harus dijalankan bareng-bareng," ucap Pandu.

Pandu menyebutkan langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam mengurangi konsumsi bahan bakar fosil antara lain dengan menggunakan kompor induksi untuk memasak, memanfaatkan kendaraan dengan sumber energi listrik, dan penambahan transportasi publik secara masif.

"Jadi tidak semata-mata hanya kita membangun pembangkit EBT dan mencampurkan biodiesel. Itu harus dua sisi ya, artinya kita menurunkan (konsumsi energi) di non-EBT, tapi tetap menaikkan (pemanfaatan energi) di sisi EBT," ujar Pandu.

Potensi EBT

Indonesia memiliki potensi EBT yang berasal dari energi surya, bayu, hidro, bioenergi, panas bumi, dan juga laut dengan total potensinya mencapai 3.689 gigawatt (GW).

Potensi EBT tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia seperti potensi hidro tersebar di seluruh wilayah Indonesia, terutama di Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Papua.

Potensi panas bumi tersebar pada kawasan ring on fire meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Maluku. Kemudian, potensi surya tersebar di seluruh wilayah Indonesia, terutama di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, dan Riau yang memiliki radiasi lebih tinggi.

Sebelumnya peneliti ekonomi lingkungan dan pendiri Think Policy, Andhyta Firselly Utami, mendorong perbankan di Tanah Air agar meningkatkan pendanaan untuk proyek-proyek EBT guna mendukung terwujudnya zero emisi karbon pada 2050.

"Perbankan memiliki peran dalam mendukung proyek-proyek yang berfokus pada energi terbarukan, efisiensi energi, dan tata kelola perusahaan yang baik," ujar Andhyta.

Ia mengatakan, Indonesia saat ini sedang bergerak menuju pembiayaan berkelanjutan dengan berbagai inisiatif dari pemerintah dan perusahaan swasta. Beberapa bank telah mengadopsi praktik keuangan berkelanjutan, termasuk penerbitan obligasi hijau atau green bonds untuk mendukung proyek-proyek berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

BI Tegaskan Likuiditas Perbankan Tetap Terjaga

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI Tegaskan Likuiditas Perb...
Ekonomi
PT KAI Angkut 10.050 Ton Pu...
Olahraga
FIFA Siapkan Cincin Juara b...

Pemkot Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Gelar Nobar Fi...
  • Genap 70 Tahun, Danamon Perkenalkan Fitur D-Bank PRO hingga Travel Fair Nasional
    Preview komentar:
    Untuk menutup kartu kredit Bank Danamon Hubungi Danamon ...
    Untuk menutup kartu kredit Bank Danamon Hubungi Danamon ...
  • Norwegia Lolos Dramatis ke 16 Besar Piala Dunia usai Kalahkan Pantai Gading 2-1
    Preview komentar:
    Luar biasa. Tetap semangat dan terus bertahan Fervoma ...
  • Shell dan Pertamina Kompak Pangkas Harga BBM Per 1 Juli 2026, Intip Siapa Paling Murah!
    Preview komentar:
Gempa Bumi Kuat M7,3 Mengguncang Perbatasan Meksiko-Guatemala

Gempa Bumi Kuat M7,3 Mengguncang Perbatasan Meksiko-Guatemala

18 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.