Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Bogor Dukung Pengembangan Agro Eduwisata Kebun Melon Cimahpar

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 22:28 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Dukung Pengembangan Agro Eduwisata Kebun Melon Cimahpar Doc: ANTARA/HO-Pemkot Bogor
Ket. Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah saat mengunjungi kebun melon Made Fresh, di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/10).

KOTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat mendukung pengembangan potensi agro eduwisata kebun melon Made Fresh di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara yang berawal hanya perkebunan, kini memfasilitasi pengunjung dan pembeli memetik langsung dari pohonnya.

Sekretaris Daerah Kota BogorSyarifah Sofiah, di Kota Bogor, Selasa, mengatakan keberadaan Made Fresh bukan hanya menjadi model pertanian kekinian, tapi juga mendatangkan kunjungan wisata yang bisa menjadi agro eduwisata bagi masyarakat.

"Pengembangan wisata ini menarik, model pertanian dan perkebunan seperti ini dapat mendorong ekonomi warga dari sisi wisata juga," kata Syarifah.

Kota Bogor, kata dia lagi, memiliki berbagai macam potensi untuk mendatangkan wisatawan, dari dalam kota maupun dari luar daerah. Di antaranya adalah potensi perkebunan melon Made Fresh di Jalan Paving, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor di seberang GOR Mini Bogor Utara.

Syarifah menyampaikan, di Made Fresh, pengunjung yang datang bisa menikmati sensasi memetik buah melon dalam perkebunan langsung dari pohonnya. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa mendapatkan edukasi tentang jenis-jenis melon dan proses penanaman hingga perawatan sampai masuk pada masa panen.

"Jadi ini pertanian yang intensif, pertanian menggunakan green house lahan yang digunakannya optimal, baik luasan dan tingginya. Sistemnya menggunakan hidroponik, sehingga hasil yang dihasilkannya lebih banyak daripada ditanam secara konvensional di lahan terbuka," kata dia lagi.

Syarifah menuturkan, hasil kunjungan wisata ke kebun melon di Cimahpar pada Senin (9/10), melihat proses mulai pembenihan, penyemaian sampai proses tanam hingga panen ini dilakukan secara baik, perawatannya pun menggunakan teknik tertentu sehingga kualitas buahnya baik.

Ia pun membeli beberapa buah melon dengan menanamnya sendiri dan mencoba buah yang langsung dipetik dari pohonnya.

Pengelola Made Fresh, Anni Nuraini mengatakan, Made Fresh ini berdiri sekitar tahun 2020 yang diawali dengan membangun satu buah green house berukuran kurang lebih 600 meter.

"Setelah berjalan kemudian bertambah satu green house lagi. Jadi kamimemiliki duagreen house yang sekarang diisi sekitar 2.100 pohon melon dari jenis melon, yakni Hamigua, Rangipo, Golden Emerald," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.