Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab: Pembangunan fasilitas pelabuhan diharapkan tidak ada kendala

📅 Minggu, 29 Sep 2024, 16:46 WIB | Oleh:
Pemkab: Pembangunan fasilitas pelabuhan diharapkan tidak ada kendala Doc: Antara/Altas Maulana
Ket. Kondisi Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat. Pemerintah setempat berharap pembangunan fasilitas pelabuhan tidak menemui kendala pada 2025 agar operasional pelabuhan itu cepat bisa dilakukan.

Simpang Empat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengharapkan pembangunan fasilitas Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis yang direncanakan pada 2025 tidak ada kendala dan sesuai waktu yang ditentukan.

"Kepastian anggaran dari pemerintah pusat itu telah final sebesar Rp116 miliar. Kita berharap tidak ada kendala dalam upaya mempercepat operasional pelabuhan itu," kata Kepala Dinas Perhubungan Pasaman Barat Bakarudin di Simpang Empat, Minggu.

Menurutnya keberadaan Pelabuhan Teluk Tapang di Air Bangis tidak hanya berdampak secara ekonomi bagi Sumbar bagian utara saja tetapi juga bisa berdampak bagi Provinsi Sumatera Utara.

Ia mengatakan anggaran itu dalam perencanaannya fasilitas di sisi daratnya yang akan dibangun mulai dari fasilitas perkantoran, parkir, stopel, dan fasilitas lainnya di atas lahan 12,5 hektare.

Jika sarana pendukung itu selesai maka diharapkan akan mempercepat operasional pelabuhan itu nantinya. Sedangkan untuk pelabuhannya sendiri telah selesai dibangun.

Pasaman Barat sendiri memiliki potensi bidang perkebunan kelapa sawit dengan luas tanam 101.402 hektare yang berproduksi 330.881 ton per tahun.

Selain itu juga ada potensi jagung seluas 45.523 hektare dengan produksi 4,6 ton per hektare. Belum lagi potensi biji besi, mangan, granit dan lainnya.

Pelabuhan Teluk Tapang itu juga bisa diakses oleh Provinsi Sumut melalui Kabupaten Mandailing Natal.

Ia memperkirakan jarak antara Mandailing Natal ke Pelabuhan Teluk Tapang itu hanya 2,8 kilometer atau 3 kilometer.

"Hasil perkebunan sawit di Sumut bisa dibawa melalui Pelabuhan Teluk Tapang di Pasaman Barat. Artinya ekonomi dua provinsi bisa tumbuh dengan baik," ujarnya.

Kalau melihat pada akses jalan selama ini yang ditempuh di Sumut menuju ke Sibolga berjarak 128 kilometer.

Untuk itu, melalui Mandailing Natal itu, akan dapat mempersingkat jarak tempuh untuk masuk ke Teluk Tapang.

Bagi Pasaman Barat, katanya selama ini, produksi seperti crude palm oil (CPO) harus dibawa melalui jalur darat menuju Pelabuhan Teluk Bayur di Kota Padang.

Jarak tempuh dari Pasaman Barat menuju Pelabuhan Teluk Bayur Padang membutuhkan waktu 4,5 jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.