Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bekasi Perkuat Wisata-Ekraf sebagai Penggerak Ekonomi

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 17:16 WIB | Oleh:
Pemkab Bekasi Perkuat Wisata-Ekraf sebagai Penggerak Ekonomi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Bincang santai pada momentum Jambore Penggiat Pariwisata Kabupaten Bekasi di Gedung Pusat Pariwisata Bekasi, Minggu (12/10).

Kabupaten Bekasi -- Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat di daerah itu.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Dede Mauludin mengaku sedang mematangkan pemetaan dan pengembangan destinasi wisata di empat wilayah Kabupaten Bekasi, mencakup peningkatan aksesibilitas serta sosialisasi masif kepada masyarakat.

"Selain pengembangan destinasi, kami juga mendorong terbentuknya Creative Hub untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif. Saat ini, bidang ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus utama kami," kata Dede saat diskusi santai Jambore Penggiat Pariwisata Kabupaten Bekasi di Gedung Pusat Pariwisata Bekasi, Minggu.

Ia menjelaskan beberapa destinasi wisata seperti kawasan Setu menunjukkan progres positif. Kolaborasi lintas sektor juga terus diperkuat untuk memastikan pariwisata tidak lagi dipandang sebelah mata di tengah dominasi kawasan industri.

"Kami ingin menunjukkan bahwa pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu andalan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat," katanya.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Bekasi Hairani Tarigan menegaskan komitmen memajukan sektor pariwisata dan ekraf melalui kolaborasi sejumlah unsur yang ada di dalam tubuh organisasinya mulai dari praktisi, akademisi, perhotelan, asosiasi pelaku wisata serta perwakilan kawasan industri.

"Bekasi punya potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan nasional. Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan penuh Dinas Pariwisata, kami optimistis bisa bersaing bahkan dengan daerah maju seperti Yogyakarta," katanya.

Menurut dia, keberadaan kawasan industri justru membuka peluang baru untuk pengembangan wisata minat khusus, ekonomi kreatif hingga promosi destinasi lokal.

Melalui penyelenggaraan Jambore Penggiat Pariwisata 2025, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap tumbuh semangat kolaborasi, peningkatan promosi dan lahirnya inisiatif kreatif dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

36 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.