Pemkab Aceh Barat Daya Hibahkan 25 Hektare Tanah untuk Batalyon Pembangunan
📅 Kamis, 16 Okt 2025, 16:05 WIB | Oleh: Sujar
Doc: Antara/Suprian
Banda Aceh -- Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menghibahkan lahan seluas 25 hektare di kawasan Lama Muda menuju Surin daerah setempat untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) TNI AD.
“Hibah dari Pemkab Abdya ini sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional melalui optimalisasi sumber daya lokal,” kata Dandim 0110/Abdya, Letkol Inf Beni Maradona di Abdya, Kamis.
Pernyataan tersebut disampaikan Letkol Inf Beni Maradona dalam forum sosialisasi Yon TP yang turut dihadiri Kapoksahli Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Bambang Sulistyo Heri, tokoh masyarakat, organisasi lokal, dan mahasiswa.
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Abdya, Amrizal, dalam sambutannya memastikan proses hibah sedang berjalan. “Lokasi tanah itu di arah Surin. Prosesnya sedang kita percepat,” katanya.
Adapun program Yon TP merupakan inisiatif strategis Presiden RI Prabowo Subianto yang dirancang bukan hanya sebagai satuan militer, tetapi sebagai batalyon multifungsi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di dalamnya berdiri kompi-kompi pembangunan yang bergerak di bidang pertanian, perikanan, peternakan, kesehatan, hingga konstruksi.
Sementara itu, Kapoksahli Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Bambang Sulistyo Heri menegaskan bahwa pentingnya mengelola seluruh potensi lokal sebagai bagian dari sistem pertahanan yang tangguh dan adaptif.
“Yon TP bukan hanya tentang pertahanan, tapi tentang masa depan,” katanya.
Ia menyampaikan para personel Yon TP akan menjadi pelaku pembangunan yang bersinergi dengan masyarakat mendorong swasembada pangan, memperkuat layanan kesehatan dasar, dan mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah.
Meski di beberapa wilayah Aceh wacana Yon TP sempat memicu diskusi kritis, di Abdya langkah ini justru disambut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.
Dalam kesempatan ini, tokoh masyarakat Abdya Elizar Lizam menegaskan bahwa kawasan Surin itu selama ini dikenal sebagai “tempat jin buang anak”. Maka, dengan adanya pembangunan batalyon tersebut, bisa menjadi lokasi pertumbuhan ekonomi baru.
“Kami sangat mendukung. Kalau Yon TP berdiri, ekonomi akan tumbuh luar biasa di kawasan itu,” kata Elizar Lizam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!