Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pedagang Antusias Daftarkan Diri untuk Tempati Sentra PKL di Simpang Lima Gumul Kediri

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 20:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pedagang Antusias Daftarkan Diri untuk Tempati Sentra PKL di Simpang Lima Gumul Kediri Doc: ANTARA
Ket. Pedagang menjajakan jualannya di sentra pedagang kaki lima (PKL) yang berada di area Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (22/6/2025).

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengungkapkan bahwa para pedagang dari kabupaten ini sangat antusias mendaftarkan diri untuk menempati sentra pedagang kaki lima (PKL) di area Simpang Lima Gumul (SLG) yang baru diresmikan.

Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Kediri, Santoso, mengemukakan secara keseluruhan di kawasan sentra PKL di SLG tersebut terdapat 212 lapak yang dibagi atas zona ikan dan tanaman hias, zona usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta zona aneka satwa.

“Kami resmikan ini, menindaklanjuti arahan dari Mas Bupati (Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana) supaya sentra PKL segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk zona ikan dan tanaman hias ini pedagang yang daftar untuk menempati sudah 80 persen dari 92 lapak yang disediakan,” katanya di Kediri, Minggu (22/6).

Pihaknya menilai para pedagang sangat antusias menempati sentra PKL di area SLG Kabupaten Kediri tersebut, yang terbukti banyak yang sudah menempati lapaknya.

Santoso mengatakan, di hari pertama pembukaan mereka yang telah mulai membuka lapak masih sebagian pedagang tanaman hias, ikan hias maupun olahan ikan. Sedangkan untuk pedagang lainnya masih menyiapkan lapak, terutama untuk prasarana pengamanan seperti pembuatan pintu.

Ia menyebut dari 47 lapak yang disediakan pada zona UMKM, jumlah pedagang yang mendaftar untuk menempati hingga saat ini telah mencapai 100 persen. Adapun untuk zona satwa dari 73 lapak yang disediakan, baru 40 persen yang mendaftar untuk mengisi.

“Kami masih membuka pendaftaran bagi warga masyarakat Kabupaten Kediri yang ingin berjualan dan belum mendapatkan lapak bisa menghubungi bagian perekonomian,” kata dia.

Santoso juga mengimbau kepada semua pedagang yang telah mendaftar dan mendapatkan lapak untuk segera dapat mengoperasionalkan lapaknya masing-masing, sebab masih banyak lapak yang belum beroperasi di hari pertama pembukaan tersebut.

Santoso juga berterima kasih kepada para pedagang yang telah membuka lapaknya dan diharapkan bisa segera diikuti pedagang lainnya sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kediri.

Untuk tahap awal, seiring menunggu sentra PKL di area SLG Kabupaten Kediri tersebut ramai pengunjung, pedagang yang menempati lapak masih dibebaskan dari biaya sewa.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha ikan hias "Molly Jaya Indonesia" M. Azam Bakhor Zaidi mengaku beruntung bisa mendapatkan lapak di Sentra PKL Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri tersebut.

Ia mengatakan sebagai orang yang telah cukup lama bergelut usaha ikan hias dan melakukan penjualan secara daring, lapak ini juga cukup membantu. Dirinya pun optimistis sentra PKL itu bakal ramai.

“Apalagi tempatnya strategis di kawasan SLG yang menjadi pusatnya orang berkumpul. Saya rasa prospek ke depan bakal bagus,” kata Azam

Ia juga berharap pemkab turut serta melakukan promosi terkait dengan keberadaan sentra PKL tersebut. Dengan kolaborasi bersama semua pihak baik pedagang maupun pemerintah daerah tentunya tempat tersebut bisa lebih ramai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.