Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mustafa Debu Kolaborasi dengan Dul Jaelani hadirkan single ‘Mabuk Lagi’

📅 Kamis, 06 Mar 2025, 19:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mustafa Debu Kolaborasi dengan Dul Jaelani hadirkan single ‘Mabuk Lagi’ Doc: ANTARA/Debu x Dul Jaelani
Ket. Mustafa Debu dan Dul Jaelani

JAKARTA - Musisi Mustafa Debu yang akrab disapa Debu berkolaborasi dengan Dul Jaelani menghadirkan kolaborasi istimewa dalam single terbaru bertajuk Mabuk Lagi yang menyatukan musik dengan pengalaman spiritualitas tentang bentuk cinta yang mendalam.

Dalam keterangan resminya, Rabu (5/30, lagu Mabuk Lagi sebenarnya berakar dari pengalaman pribadi Mustafa Debu, yang sejak kecil telah diperkenalkan pada musik oleh ayahnya, Shaykh Fattaah.

Lagu ini menjadi metamorfosis dari melodi yang pernah ia dengar di masa kecilnya, hingga kini berkembang menjadi karya yang lebih matang.

Sebagai bagian dari grup Debu, pemusik muslim Sufi, Musafa Debu melanjutkan pesan dari album pertama grup tersebut Mabuk Cinta pada single anyarnya bersama Dul.

Dengan tema yang konsisten, lagu ini ingin terus mengajak pendengar untuk merasakan cinta dalam makna spiritual yang lebih mendalam dengan harapan lagu ini dapat menjadi inspirasi bagi setiap hati manusia.

Dul Jaelani yang menjadi kolaborator dalam Mabuk Lagi menceritakan bahwa dalam karya ini terdapat sentuhan kesenian nusantara membawa seni gambus dan musik tradisional. Langkah yang menurutnya harus dilakukan untuk melestarikan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia.

Dari sisi produksi musik, single ini digarap oleh Mustafa Debu dan Dul Jaelani sebagai produser musik, Mustafa Debu juga mengambil peran sebagai komposer dan penulis lirik.

Sementara Heldy Mahardika bertindak sebagai pengarah musik dan arranger, dan untuk proses mixing dan mastering ditangani oleh Dj Sumantri alias Sumobeat di Livingroom Studio Jakarta.

Mendukung perilisan single ini, Debu dan Dul Jaelani turut bekerja sama dengan sutradara Deriel Sudiro untuk menggarap video musiknya.

Proses pencarian konsep video musik ini cukup menjadi tantangan tersendiri, karena harus menggambarkan pesan lagu ini secara visual dengan cara yang tepat.

Namun berkat kerja kreatif tim di balik layar, video musik ini berhasil mengambil kisah tentang seseorang yang bingung, ditawari minuman hingga tampak mabuk. Pada akhirnya ternyata sosok itu hanya minum air putih.

Kisah ini disiapkan untuk menyampaikan pesan bahwa kondisi mabuk pada setiap insan manusia sebenarnya berasal dari dalam diri, bukan hanya karena faktor eksternal.

Selain tim produksi dari Deriel Sudiro, video musik ini juga melibatkan beberapa talent dari kalangan keluarga dan sahabat, seperti Burhan Al Daood, Yusuf Al Daood, Dezan Abimanyu, serta Komunitas Tari Sufi dari Jakarta Utara.

Dengan rilisnya Mabuk Lagi, Debu dan Dul Jaelani berharap lagu ini bisa menyentuh hati pendengar serta menjadi pengingat bahwa cinta sejati adalah sesuatu yang lebih dari sekadar perasaan biasa. Baik musik dan video musik dari Mabuk Lagi kini dapat dinikmati di berbagai digital streaming platform. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.